EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IOTF), emiten yang bergerak di bidang penjualan GPS pelacak kendaraan, pada Jumat (25/10/2024).
Suspensi perdagangan saham IOTF mulai berlaku pada sesi pertama perdagangan Senin (28/10/2024), berdasarkan Pengumuman Bursa Peng-SPT-00119/BEI.WAS/10-2024.
Langkah suspensi ini dilakukan sebagai upaya cooling down untuk melindungi investor, memberikan waktu bagi pelaku pasar agar mempertimbangkan keputusan investasi secara matang.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IOTF) dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” demikian pernyataan dalam laman resmi BEI, Senin (28/10).
Sebagai informasi, IOTF telah masuk dalam pengawasan Unusual Market Activity (UMA) oleh BEI pada Selasa (15/10/2024) karena transaksi yang dinilai tidak wajar, setelah perseroan mengeluarkan penjelasan terkait volatilitas pada 10 Oktober 2024. BEI juga sempat memberikan sinyal UMA untuk saham IOTF pada 23 September 2024 dan 18 Maret 2024.
Melansir data perdagangan saham, harga saham IOTF pada perdagangan Jumat lalu tercatat naik 14,68% ke Rp250 per saham. Dalam sepekan, harga saham IOTF naik 21,36%, meningkat 93,80% selama satu bulan, dan mencatat kenaikan sebesar 90,84% dalam enam bulan terakhir.
Related News
Direktur BULL Borong 4 Juta Saham, Kepemilikan Naik Jadi 1,92 Persen
DAAZ Gabung ANTM–Huayou, Garap Proyek Jumbo EV Bernilai USD5–6 Miliar
Direktur BBCA Serok Saham Harga Bawah Rp2,1 Miliar
TOWR Mulai Buyback Hari Ini! Rp300M Disiapkan, EPS Siap Melesat?
Grup Hapsoro (SINI) Siapkan Capex Tambang Rp510M, Genjot Produksi 2026
Ditanya BEI, Ini Detail Jawaban GPSO Terkait Aset Rp700M Tjokro Group





