Mengenal Waran Terstruktur, Instrumen Investasi di BEI dengan Keuntungan Tidak Terbatas
:
0
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tangah melakukan sosialisasi untuk instrumen investasi terbarunya untuk menggaet lebih banyak investor pemula dengan menerbitkan Waran Terstruktur, sebuah instrumen investasi Efek yang diterbitkan oleh lembaga keuangan, yang memberikan hak kepada pembelinya untuk menjual atau membeli suatu underlying securities pada harga dan tanggal yang telah ditentukan.
Pada dasarnya, Waran Terstruktur merupakan Efek yang mekanisme perdagangannya mirip dengan Equity Warna Yang ada di Bursa, namun dengan perbedaan mendasar seperti Penerbit, Saham Yang diterbitkan dan metode penyelesaian saat jatuh tempo Produk Waran Terstruktur di Bursa diterbitkan oleh pihak ketiga, yang mana merupakan Anggota Bursa dengan kriteria tertentu.
Perdagangan Sekunder Dan penyelesaian saat jatuh tempo produk Waran Terstruktur dijamin oleh KPEI. Produk Waran Terstruktur di Bursa hanya dapat terbitkan dengan pilihan underlying saham-saham konstituen Indeks IDX30.
“Potensi Keuntungan Tidak Terbatas, namun dengan Potensi Kerugian Terbatas. Potensi Keuntungan Yang akan diperoleh investor tidak terbatas, tergantung pada pergerakan harga underlying. Sedangkan Maksimum Potensi Kerugian Yang dialami hanya sebatas harga Waran Terstruktur,” kata Hasan Fawzi Direktur BEI, kepada Media, Rabu (30/3/2022).
Lebih lanjut dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BEI, Ignatius Denny Wicaksono mengatakan, penerbitan Waran Terstruktur memiliki beberapa poin penting yang wajib diperhatikan oleh para investor diantaranya: 1. Penerbitan waran terstruktur wajib melalui penawaran umum. 2. Penerbit yang melakukan penawaran umum waran terstruktur wajib menyampaikan Pernyataan Pendaftaran kepada OJK.
Related News
Daftar 53 Saham HSC, Terbaru Ada AGAR-ALKA
Bersihkan SLIK OJK Kini Cuma 3 Hari Kerja, Ini Aturannya
OJK Terbitkan POJK 6/2026, Finfluencer Saham Dipelototi
Siap-Siap, Saham Tak Penuhi Free Float 15% Akan Ditandai BEI
BEI Resmikan 14 Notasi Khusus Baru untuk Tanggulangi Emiten Bermasalah
Permintaan CPO Anjlok, Harga Referensi Dipangkas





