Menjelang Jatuh Tempo, Waran MEJA Dikonversi Massal oleh Investor
ilustrasi papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Dok/EmitenNews
14 Oktober 2025: Sebanyak 5.886 waran dikonversi menjadi saham baru, meningkatkan jumlah saham beredar menjadi 1.918.479.802 lembar, sementara sisa Waran Seri I tercatat 479.020.198 unit.
15 Oktober 2025: Sebanyak 4.118 waran dikonversi, menjadikan total saham beredar naik menjadi 1.918.483.920 lembar, dan sisa Waran Seri I menjadi 479.016.080 unit.
16 Oktober 2025: Konversi 126.302 waran menjadi saham baru, sehingga jumlah saham beredar meningkat menjadi 1.918.610.222 lembar, dan sisa Waran Seri I berkurang menjadi 478.889.778 unit.
17 Oktober 2025: Sebanyak 4 waran dikonversi menjadi saham baru, menjadikan total saham beredar mencapai 1.918.610.226 lembar dengan sisa Waran Seri I sebanyak 478.889.774 unit.
Related News
Putus Rantai Masa Lalu, PIPA Gaspol Mesin Pertumbuhan Baru
WGSH Usul Bagi Saham Bonus Jumbo 1:1 di RUPSLB 25 Maret 2026
PWON Kebanjiran Investor di Januari 2026, Efek Komentar Anak Purbaya?
Laba 2025 ISAT Tumbuh Dua Digit, Arus Kas Operasi Tembus Rp21,5T
OMED Paparkan Prospek 2026
MEJA Kebut Produksi Batu Bara 1,5 Juta Ton





