EmitenNews.com -Dalam dua tahun terakhir, terdapat peningkatan adopsi teknologi informasi oleh pelaku bisnis secara global. Hal itu tampak dari peningkatan angka pengeluaran bisnis untuk teknologi informasi yang terus tumbuh dan diproyeksi naik sebesar Rp124 triliun rupiah pada tahun 2027.

 

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyatakan, perkembangan bisnis digital nasional menempatkan Indonesia pada peringkat 71 dalam Indeks Sistem Wirausaha Digital Global (GIDES).

 

"Dalam aspek jejaring, dukungan dan SDM, Indonesia telah memiliki keunggulan di ASEAN sehingga memiliki kesempatan besar untuk terus melakukan transformasi bisnis digital," jelasnya saat membuka Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) Jaringan Pengusaha Nasional  (JAPNAS) di Jakarta Selatan, Rabu (04/10/2023). 

 

Mengutip hasil riset Asian Development Bank (2022), Menkominfo menyatakan transformasi digital juga memberi kesempatan bagi bisnis untuk mengadopsi berbagai teknologi yang dapat dimanfaatkan di berbagai lini, sehingga membantu pertumbuhan bisnis.

 

"Transformasi digital membantu pelaku bisnis dalam mempertahankan kegiatan usahanya serta menumbuhkan bisnis baru," ujarnya.

 

Oleh karena itu, Menteri Budi Arie mendorong penerapan transformasi digital sesuai dengan kebutuhan. "Pemanfaatan teknologi digital harus relevan dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan," tandasnya.

 

Selain itu, Menkominfo mengajak pelaku bisnis terus meningkatkan kolaborasi  dengan pemerintah. "Kominfo berharap kolaborasi antara insan usaha dengan pemerintah bisa semakin erat untuk memajukan ekonomi digital di Indonesia," ungkapnya.

 

Sebelumnya, Menkominfo Budi Arie menyampaikan apresiasi bagi pelaku bisnis yang tergabung dalam JAPNAS yang menggelar Munassus. "Munassus JAPNAS menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat jaringan pengusaha Indonesia," ungkapnya.

 

Dalam acara itu, hadir Ketua Panitia Pelaksana Munassus JAPNAS Roni Hadinata, Ketua Umum Pengurus Pusat JAPNAS Bayu Priawan Djokosoetono dan pengurus JAPNAS.