IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sinerco

Menukik 88,53 Persen, Laba Bersih Puradelta (DMAS) Tersisa Rp715 Miliar

08/04/2022, 10:30 WIB

Menukik 88,53 Persen, Laba Bersih Puradelta (DMAS) Tersisa Rp715 Miliar

EmitenNews.com - PT Puradelta Lestari (DMAS) sepanjang 2021 mencatat pendapatan usaha Rp1,44 triliun, anjlok 81,94 persen dari periode sama 2020 di kisaran Rp2,62 triliun. Laba bersih Rp715 miliar, nyungsep 88,53 persen dari edisi sama 2020 sejumlah Rp1,34 triliun. 


Segmen industri menjadi kontributor utama dengan sumbangan Rp1,18 triliun atau 81,9 persen. Segmen hunian Rp125 miliar atau 8,7 persen, dan komersial Rp117 miliar, atau 8,1 persen.


Selain itu, segmen hotel menyumbang Rp11 miliar atau 0,7 persen, dan segmen sewa menyumbang Rp8 miliar atau 0,5 persen. ”Penjualan lahan industri kepada pelanggan-pelanggan sektor otomotif dan turunannya, serta sektor data center, menjadi penopang utama pendapatan usaha tahun 2021,” tutur Direktur dan Sekretaris Perusahaan Perseroan, Tondy Suwanto.


Perseroan membukukan laba kotor Rp847 miliar, dengan marjin laba kotor 58,8 persen. Laba usaha tercatat Rp665 miliar dengan marjin laba usaha 46,2 persen. Laba sebelum pajak tercatat Rp731 miliar, sedang laba bersih tercatat Rp715 miliar dengan marjin laba bersih 49,6 persen. Menyusul hasil itu, perseroan mencatatkan laba bersih per saham Rp14,83. 


Aset per 31 Desember 2021 tercatat Rp6,11 triliun, lebih rendah 9,5 persen dari periode sama 2020 sebesar Rp6,75 triliun. Itu terutama disebabkan penurunan kas dan setara kas Rp776 miliar. Posisi kas bersih per 31 Desember 2021 sebesar Rp599 miliar, menurun Rp776 miliar dibanding edisi sama 2020 sebesar Rp1,38 triliun. ”Kas turun tersebab pembagian dividen tunai 2021 sejumlah Rp892 miliar,” ucap Tondy.


Liabilitas per 31 Desember 2021 terkumpul Rp763 miliar, lebih rendah Rp461 miliar atau 37,7 persen dari edisi sama 2020 sebesar Rp1,22 triliun. Itu karena penurunan liabilitas kontrak, baik jangka pendek maupun panjang Rp479 miliar dari Rp970 miliar per 31 Desember 2020 menjadi Rp491 miliar per 31 Desember 2021.


Perseroan tidak memiliki utang. Dengan posisi kas tersedia, Perseroan akan mendanai kegiatan operasional untuk meraih pencapaian optimal. Perseroan terus berupaya mengembangkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern Timur Jakarta dengan memadukan kawasan industri, hunian, dan komersial. (*)



Author: J S