EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (2/3) menguat 0,18% atau 12,48 poin ke level 6.857,41. Total volume perdagangan saham mencapai 16,88 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,36 triliun. Sebanyak 268 saham melemah, 248 saham yang menguat dan 210 saham stagnan.
Adapun untuk menutup pekan pertama di bulan Maret tahun 2023 ini Yugen Sekuritas masih mempertahankan proyeksinya bahwa IHSG berkutat di level support 6789 dan posisi resistance ada di level 6954.
William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas mengatakan, pasca rilis data perekonomian tingkat inflasi yang masih menunjukkan kondisi stabil namun hingga saat ini pergerakan IHSG masih cenderung bergerak sideways dikarenakan masih minimnya sentimen.
Sementara masih berlangsungnya rilis kinerja keuangan emiten secara full year 2022 diharapkan dapat memberikan booster bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas.
Saham-saham pilihan yang dapat diperhatikan oleh para pelaku pasar adalah ITMG, BBRI, GGRM, AKRA, AALI, WIKA dan ASII.
Related News
Trump Beri Tarif 0 Persen Untuk Tekstil RI Yang Bahan Bakunya Dari AS
Sesi I IHSG Terkontraksi ke 8.261, Emiten Prajogo Berguguran
Terpenuhi di DN, Produksi Kendaraan Pick-Up Beri Dampak Rp27 Triliun
Penjualan Sepeda Motor Di Pasar Domestik 2025 Capai 6,4 Juta Unit
Sideways, IHSG Lintasi 8.200-8.350
IHSG Tertekan, Serok Saham AMMN, CMRY, dan TINS





