Multipolar (MLPL) Rights Issue 3 Miliar Saham, Ini Dia Pembeli Siaganya!
EmitenNews.com - PT Multipolar Tbk (MLPL) bermaksud untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 3.000.000.000 Saham Kelas C Perseroan dengan nilai nominal Rp100 per saham (Saham Baru). Aksi korporasi ini rangkaian dari rencana Perseroan melakukan Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias Rights Issue.
Merujuk surat pernyataan MLPL kepada BEI, Rabu (10/11/2021) disebutkan, sehubungan dengan rencana Penambahan Modal melalui rights issue itu , PT Inti Anugerah Pratama (IAP) sebagai pemegang saham pengendali Perseroan berencana menjadi Pembeli Siaga dalam PMHMETD VII. Adapun jumlah dana yang disiapkan oleh IAP sebagai Pembeli Siaga sedang dalam proses perencanaan IAP.
“IAP sebagai pemegang saham pengendali Perseroan telah menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan HMETD yang dimilikinya. Perseroan belum memperoleh informasi terkait pelaksanaan HMETD dari pemegang saham lainnya,” kata Natalie Lie Sekretaris Perusahaan MLPL.
Dalam aksi ini Manajemen MLPL akan meminta persetujuan pemegang saham yang akan digelar pada hari Rabu, tanggal 24 November 2021 dalam rangka, antara lain, menyetujui rencana PMHMETD VII.
"Perseroan akan menyampaikan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka PMHMETD VII kepada OJK segera setelah RUPSLB yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 November 2021 menyetujui rencana dari PMHMETD VII Perseroan, dan PMHMETD VII akan dilaksanakan setelah Pernyataan Pendaftaran Perseroan tersebut telah dinyatakan efektif oleh OJK,"tulis Manajemen MLPL dalam prospektus ringkasnya, Senin (18/10).
Perseroan berencana untuk menggunakan seluruh dana yang diterimanya dari PMHMETD VII (setelah dikurangi dengan seluruh komisi-komisi, biaya-biaya, ongkos-ongkos dan pengeluaran-pengeluaran lainnya), untuk pelunasan sebagian utang bank Perseroan dan untuk pengembangan usaha dan/atau investasi.
Related News
Usai Emtek, Komut SCMA Adi Sariatmadja Ikut Aksi Borong Saham
Baru Saja Suspensi Dicabut, TAMA Kembali Senggol ARA
Lepas Dari Pengawasan BEI, EURO Langsung Ngegas
Broker Boy Thohir (TRIM) Tawarkan Obligasi Rp250 Miliar, Ini Tujuannya
Ekspansi Kredit, BANK Jajakan Sukuk Wakalah Rp500 Miliar
Longsor 441 Persen, Sudahi 2025 UCID Boncos Rp1,19 Triliun





