Normalisasi, IHSG Lanjutkan Tradisi Positif
:
0
Seseorang berjalan berlatar layar gerakan IHSG. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin sukses menguat. Lompatan indeks itu ditopang stimulus moneter. Stimulus fiskal itu, berupa peningkatan kebijakan likuiditas makroprudensial Rp375 miliar dari realisasi pekan kedua Maret 2024 di kisaran Rp291,8 triliun.
Kondisi itu, akan sangat membantu likuiditas perbankan cenderung lebih ketat sejak kuartal IV-2024. Kebijakan tersebut memicu pelemahan nilai tukar Rupiah ke kisaran Rp16.520 per dolar Amerika Serikat (USD). Kebijakan itu bagian dari dukungan stimulus fiskal, salah satunya program 3 juta rumah.
Pasar berharap kebijakan tersebut dapat berdampak positif untuk outlook ekonomi Indonesia, setidaknya dalam jangka menengah. Pasar juga cenderung normalisasi dari kondisi heuristic bias akibat serangkaian isu yang mempengaruhi psikologis pasar.
Indeks berpeluang melanjutkan rebound. Sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 20 Maret 2025, indek akan mencoba menguji level support 6.100, dan posisi resistance di kisaran 6.370. Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan investor mengoleksi saham-saham berikut.
Yaitu, Bank Mandiri (BMRI), Elang Mahkota Teknologi alias Emtek (EMTK), Indofood Sukses Makmur CBP (ICBP), Indofood Sukses Makmur (INDF), dan Rukun Raharja (RAJA). (*)
Related News
RI-UE Bebaskan Tarif 98% Pos Dagang, Emiten Sektor ini Siap Panen
RI Kejar Target EBT 21%, Jerman Kucurkan 2,3 Miliar Euro
PDB Halal Rp5.000 T, RI Kalah Agresif dari Malaysia
IHSG Loyo 0,37 Persen, PICO Justru Pimpin Top Gainers, Simak!
IHSG Berbalik Merah, BUMI Rajai Transaksi Meski Harga Turun
IHSG Koreksi 0,69 Persen ke 6.480 di Sesi Siang, Sektor Kesehatan Drop





