Outlook Stabil, Leverage Protelindo Diramal Naik di Bawah 4,5 Kali Pada 2024
Profil keuangan Summit Digitel Infrastructure Limited (Summit, BBB-/Stabil) lebih lemah dibandingkan Protelindo, sehingga profil kreditnya satu tingkat lebih rendah, namun profil bisnisnya lebih kuat. Summit memiliki kekuatan pasar yang relatif lebih kuat dalam rantai nilai yang menghasilkan tenor kontrak yang lebih panjang, pendapatan yang lebih tinggi, dan persyaratan kontrak yang lebih menguntungkan dengan penyewa.
Campuran sewa Protelindo lebih terdiversifikasi dibandingkan Summit, karena Summit memperoleh hampir seluruh pendapatannya dari Reliance Jio, anak perusahaan Reliance Industries Ltd (BBB/Stabil). EBITDA bersih Summit tahun 2023-2024 diperkirakan sebesar 5,4x-5,8x, jauh lebih tinggi dibandingkan Protelindo.
Related News
IHSG Bangkit! Ditutup Lompat 2,52 Persen ke Level 8.122
Biaya Transaksi Kurang Kompetitif Jadi Hambatan Utama Bursa Kripto RI
SBN Ritel Perdana 2026, Penawaran ORI029 Dibuka hingga 19 Februari
IHSG Rebound ke 8.047 di Sesi I (3/2), 10 dari 11 Sektor Mulai Bangkit
Perkuat Konektivitas Pembayaran Lintas Negara, BI Gabung Proyek Nexus
Wall Street Menyala, IHSG Kembali Koreksi





