IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Pandemi Covid-19, Bunyi Alarm Bahaya

25/03/2021, 00:18 WIB

Pandemi Covid-19, Bunyi Alarm Bahaya

EmitenNews.com - Pemerintah perlu mengevaluasi strategi penanganan pandemi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Tingginya angka kematian dibarengi angka kesembuhan penderita yang semakin menurun dalam dua pekan terakhir, menunjukkan alarm bahaya berbunyi. Kondisi itu harus dicermati seserius mungkin, karena mengisyaratkan kemungkinan ada yang salah dalam penanganannya. Jumlah penderita kini mendekati 1,5 juta orang.

 

Dalam keterangannya kepada pers, Rabu (24/3/2021), Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan indikator ini, tanda cukup serius terkait kondisi pandemi Covid-19 di Tanah Air. Menurutnya, ini tanda yang sangat serius untuk pemerintah. Kalau ada negara yang memiliki angka kematian tinggi karena Covid-19, harus ada evaluasi strategi terkait penanganannya. Sebab berarti ada yang kebobolan atau ketelatan dalam mendeteksi dan menemukan kasus secara dini.

 

Jika angka kematian di Indonesia meningkat, berarti upaya 3T, testing, tracing, dan treatment, tidak berjalan optimal. Protokol kesehatan 5M juga tidak berjalan baik di tengah-tengah masyarakat. Gerakan 5M --Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Membatasi mobilisasi dan interaksi-- adalah protokol kesehatan sebagai pelengkap aksi 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

 

Dicky menegaskan bahwa kasus kematian itu dapat menjadi indikator negara gagal dalam menangani pandemi Covid-19. Berapapun jumlahnya, satu saja kasus kematian, kata dia, berarti ada satu kegagalan dalam penanganan Covid-19 yang abai dilakukan, atau kegagalan dalam menjalankan 3T dan 5M. 


Author: N A