Pandemi, Konsumen Indonesia Tetap Siap Rogoh Rp2 Juta Jelang Ramadan
:
0
EmitenNews.com - Pandemi Covid-19 khususnya varian Omicron masih menjadi ancaman yang menyebabkan masyarakat masih harus membatasi kegiatan. Namun demikian menjelang Ramadan hasrat masyarakat untuk berbelanja sebagai persiapan memasuki bulan puasa dan Lebaran diprediksi akan tetap meningkat.
Hal itu terungkap dari laporan terbaru yang dirilis InMobi berjudul "Gearing up for Ramadan 2022". Laporan tersebut disiapkan khusus untuk mendukung brands dalam menyempurnakan strategi pemasaran seluler mereka saat bulan Ramadan.
Rishi Bedi, VP dan GM InMobi Asia Tenggara, Jepang, dan Korea dalam keterangan pers, Jumat (25/2/2022) mengatakan Ramadan adalah salah satu perayaan terbesar di dunia, tidak terkecuali di Indonesia.
"Kegiatan belanja biasanya meningkat saat menyambut bulan puasa. Tetapi dengan masih berlangsunya pandemi konsumen Indonesia cenderung lebih hemat, dan mungkin lebih aktif berburu barang,” paparnya.
Dalam laporannya InMobi menganalisa kebiasaan dan harapan konsumen Indonesia seputar pengalaman berbelanja mereka selama bulan puasa tahun ini.
Temuan dari laporan ini mengungkapkan bahwa sentimen konsumen di Indonesia lebih positif untuk tahun 2022.
"Sekitar 56% responden berencana menghabiskan setidaknya Rp2 juta untuk berbelanja di Ramadan tahun ini. Angka ini naik 48% jika dibandingkan dari tahun 2021," papar Rishi.
Kegiatan belanja diprediksi akan mencapai puncaknya di minggu pertama Ramadan, dan 84% orang Indonesia akan menyelesaikan pembelian mereka seminggu sebelum perayaan Idul Fitri berlangsung.
“Kekhawatiran terhadap kesehatan dan keselamatan tetap menjadi hal penting. Ini juga yang menjadi faktor pendorong utama meningkatnya kegiatan belanja online dan pengurangan belanja offline," jelasnya.
Namun Rishi menilai masih ada pasar yang seimbang untuk keduanya, sehingga pemasar harus secara proaktif berinovasi dengan strategi yang mencakup seluruh jalur menuju pembelian untuk menarik audiens yang tepat.
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





