EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/4/2026), di zona hijau dengan kenaikan tipis 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00. Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 7.607 hingga 7.673.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor, di mana 7 dari 11 indeks sektoral berhasil bertahan di zona positif. Sektor properti dan real estate memimpin kenaikan dengan lonjakan 1,98%, diikuti transportasi 1,60% dan infrastruktur 0,79%.

Namun, laju indeks masih tertahan oleh empat sektor yang terkoreksi. Sektor barang konsumen non primer mencatat penurunan terdalam sebesar 0,46%, disusul keuangan turun 0,34% dan kesehatan melemah tipis 0,09%, dan sektor energi merosot 0,04%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 41,05 miliar saham dengan nilai Rp15,97 triliun dan frekuensi 2,33 juta kali. Meski IHSG menguat, jumlah saham yang melemah lebih banyak, yakni 337 saham, dibandingkan 323 saham yang menguat, sementara 160 saham stagnan.

Di jajaran top gainers, saham POLU melonjak Rp2.900 menjadi Rp17.425, disusul SINI naik Rp1.650 ke Rp18.250, serta IBST menguat Rp700 menjadi Rp7.725 per saham.

Sebaliknya, saham-saham yang mengalami tekanan dipimpin PGUN yang turun Rp325 menjadi Rp9.725, kemudian RMKE melemah Rp290 ke Rp3.270, dan UANG terkoreksi Rp250 menjadi Rp4.340 per saham.

Untuk saham teraktif, WMUU mencatat frekuensi tertinggi dengan 116.508 kali transaksi senilai Rp431 miliar, diikuti BNBR sebanyak 83.800 kali senilai Rp413 miliar, serta BBCA sebanyak 51.693 kali dengan nilai transaksi Rp1,01 triliun.