Pasar Modal RI Sukses Galang Modal Rp274,8T bagi Korporasi di 2025
Logo Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Aktivitas penghimpunan dana (fundraise) di pasar modal Indonesia sepanjang 2025 melesat jauh melampaui target. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total dana yang berhasil dikumpulkan melalui berbagai instrumen pasar modal mencapai Rp274,80 triliun, melampaui target tahunan yang dipatok sebesar Rp220 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengemukakan capaian tersebut jadi sinyal perkasa peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan korporasi.
“Total nilai penawaran umum mencapai Rp274 triliun, di atas target Rp220 triliun. Ini termasuk di dalamnya 20 emiten baru yang melakukan Initial Public Offering (IPO),” ujar Inarno, Jumat (9/1/2026).
Sepanjang 2025, sebanyak 20 perusahaan baru resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Dari aksi IPO tersebut, dana segar yang berhasil dihimpun tercatat sebesar Rp14,41 triliun. Selain IPO, aktivitas penghimpunan dana juga ditopang oleh Penawaran Umum Terbatas (PUT) atau rights issue, dengan total dana mencapai Rp47,97 triliun.
Dari sisi pendanaan berbasis utang, OJK mencatat 11 penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp10,63 triliun. Namun, kontribusi terbesar justru datang dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBIS) Tahap I dan II. Melalui 170 kali penerbitan, instrumen ini menyumbang dana jumbo hingga Rp201,80 triliun.
OJK menilai komposisi penghimpunan dana tersebut mengindikasikan semakin luasnya pemanfaatan pasar modal oleh korporasi, baik melalui instrumen saham maupun surat utang.
Ke depan, aktivitas penghimpunan dana diproyeksikan masih berlanjut. OJK mencatat terdapat 29 rencana penawaran umum dalam pipeline awal 2026 dengan nilai indikatif mencapai Rp22,28 triliun. Rencana tersebut mencakup 10 IPO senilai Rp1,66 triliun, tiga PUT sebesar Rp6,66 triliun, empat penawaran umum EBUS senilai Rp10,63 triliun, serta 12 rencana PUB EBIS Tahap I dan II dengan nilai mencapai Rp11,17 triliun.
Related News
OJK dan BEI Ungkap Fakta Kekuatan Baru Investor Ritel
Utang Pinjol Masyarakat Capai Rp94,85 Triliun, Ini Yang Dilakoni OJK
Sanksi OJK, 175 Peringatan Tertulis Pada 144 Perusahaan Jasa Keuangan
OJK Nilai Kinerja Industri Tetap Stabil Meski Ada 7 BPR-BPRS Ditutup
Jelang Regenerasi Direksi BEI, OJK Wanti-Wanti Pesan Ini
Aturan Free Float 10 Persen, OJK Targetkan Rilis Tahun Ini





