Pemerintah Petakan Upaya Penyelesaian Utang BUMN Konstruksi Rp130 T Ini Skemanya
:
0
EmitenNews.com -Pemerintah berniat mengembalikan BUMN konstruksi ke pijakan yang kokoh, setelah belanja besar-besaran selama satu dekade yang membebani mereka dengan utang yang kini sulit dilunasi.
Gencarnya pembangunan infrastruktur di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, membebani empat BUMN konstruksi terbesar di Indonesia dengan utang sekitar 130 triliun rupiah. PT Waskita Karya (WSKT) dan PT Wijaya Karya (WIKA) telah meminta para kreditur untuk menunda pembayaran. BUMN terbesar Waskita, mengatakan awal bulan ini bahwa mereka tidak sanggup membayar obligasi yang jatuh tempo.
"Dengan kompleksitas masalahnya, kami memperkirakan bahwa ini akan memakan waktu setidaknya tiga tahun untuk menyelesaikannya," ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Jumat (11/8).
Saat ini, total lebih dari Rp70 triliun utang BUMN konstruksi harus direstrukturisasi. Sebagai permulaan, Pemerintah akan menambah modal untuk perusahaan konstruksi PT Hutama Karya, dan kemudian memintanya untuk membeli proyek-proyek Waskita. Menurut Erick, dari pelepasan proyek-proyek tersebut Waskita dapat melakukan pembayaran yang tertunda kepada para kontraktor. Namun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Secara lebih luas, karena perusahaan-perusahaan tersebut mengambil utang jangka pendek untuk proyek-proyek jangka panjang, pemerintah akan mendorong BUMN konstruksi untuk menggunakan pembiayaan berbasis proyek, ujar Erick.
Related News
KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara dalam OTT ke-21
Tak Cukup Tuntut 8,5 Tahun Bui, JPU Minta Hak Politik Sudewo Dicabut
Bongkar Modus Peredaran Beras Fortifikasi, Mentan Ambil Tindakan Tegas
Siap-siap Ikut Tes, SKD Sekolah Kedinasan Dimulai 22 September
Bank BSN Perkuat Ekosistem Emas Syariah, Buka Peluang Investasi Berkah
Geledah Rumah Anak Buah Menteri Nusron Wahid, KPK Temukan Petunjuk





