Kemarin, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan akses pembiayaan kredit untuk UMKM di Indonesia menjadi yang terendah di Asia. "Di Asia kita ini baru sekitar 21 persen. Bandingkan misalnya China, dan Jepang itu sudah 60 persen, Korea malah di atas 80 persen."

 

Rendahnya akses pembiayaan untuk UMKM di Tanah Air itu, karena menurut Menteri Teten Masduki, mekanisme pemberian kreditnya masih menggunakan sistem kolateral yang membutuhkan jaminan atau agunan untuk mendapatkan persetujuan dana. ***