Pendapatan Naik, Tapi Laba Alfamidi (MIDI) Tergerus Jadi Rp200 Miliar, Ini Penyebabnya
EmitenNews.com- PT Midi Utama Tbk (MIDI) sepanjang tahun 2020 membnukukan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp200,27 miliar atau mengalami koreksi sebesar persen 1,73 persen dari laba Rp203,06 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut laporan keuangan perseroan seperi dikutip Rabu (31/03), pendapatan sebesar Rp12,66 triliun hingga periode yang berakhir 31 Desember 2020 meningkat jika dibandingkan dengan pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya Rp11,63 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat Rp9,51 triliun naik dari Rp8,72 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.
Sedangkan laba bruto tercatat mencapai Rp3,15 triliun naik jika dibandingkan dengan laba bruto tahun sebelumnya yang Rp2,91 triliun.
Namun laba usaha perseroan turun menjadi Rp456,58 miliar dari laba usaha Rp463,35 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya salah satunya Karena kenaikan beban penjualan Dan distribusi.
Laba sebelum pajak diraih Rp261,02 miliar turun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp270,47 miliar.
Sedangkan total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp5,92 triliun naik dari total aset Rp4,99 triliun di periode hingga 31 Desember 2019. (Rizki)
Related News
Transformasi! Strategi Jababeka (KIJA) Hadapi Deindustrialisasi
Lala Market 2026, Bank Raya Dukung Digitalisasi Perbankan Brand Lokal
Agung Sedayu Lepas 52 Juta Saham CBDK, Jual di Harga 5.200-5.350
Pengendali Baru Caplok 98,7 Persen Saham SGRO, Free Float Aman?
KIJA Deklarasi Wisata Industri Pertama RI, Target Prapenjualan Rp3,75T
Komut GULA Irsyad Hanif Borong 18 Juta Saham, Kepemilikan 7,05 Persen





