Pengendali Tender Wajib, Investor Justru Serbu Saham SMKM
:
0
Bos Sumber Mas Konstruksi Budi Aris kala memberi sambutan dalam seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Lim Shrimp Org Pte Ltd menyiapkan anggaran Rp64,11 miliar. Dana taktis tersebut disiagakan untuk akan penawaran tender wajib maksimal 689.419.856 saham Sumber Mas Konstruksi (SMKM). Penyerapan 55,02 persen saham publik itu, dibalut dengan harga pelaksanaan Rp93.
Periode pelaksanaan penawaran tender berlangsung mulai 10 Desember 2025 sampai 9 Januari 2026. Penawaran Tender Wajib akan dilakukan melalui mekanisme crossing di Bursa Efek Indonesia sebagaimana POJK 22/2019. Penawaran tender itu, untuk memenuhi POJK 9/2018.
Lim Shrimp menyatakan telah memiliki dana cukup, dan sanggup melaksanakan kewajiban untuk melakukan pembayaran penuh kepada pemegang saham dalam penawaran tender wajib. Tender wajib untuk memberi kesempatan kepada pemegang saham publik.
Lim Shrimp menccaplok 313,25 juta saham Sumber Mas Konstruksi pada 27 Oktober 2025. Harga pembelian Rp37 per saham senilai Rp11,59 miliar. Lim Shrimp, berencana mengembangkan bisnis, dan kegiatan usaha Sperseroan setelah seluruh proses akuisisi, dan penambahan kegiatan usaha tuntas.
Lim Shrimp akan fokus pada pengembangan usaha sesuai keahlian, dan pengalaman bisnis bidang konstruksi dan pengembangan budidaya perikanan. Pengembangan dilakukan dengan pengalihan aset baru dari Lim Shrimp atau pihak lain kepada perseroan, perubahan kegiatan usaha, dan penambahan modal dilakukan dengan memperhatikan peraturan perundangan berlaku.
Tender wajib pengendali baru itu, direspons positif pasar. Itu terefleksi dari gerak impresif saham perseroan. Sepanjang perdagangan kemerin, saham perseroan meroket 11 poin alias 9,4 persen menjadi Rp128. Melejit signifikan di tengah koreksi saham-saham lain, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjalani koreksi. (*)
Related News
VERN Bidik 3 Film Layar Lebar di 2026, Genjot Ekspansi Konten & OTT
Emiten Aguan (PANI) Rampung Private Placement Tahap IV, Raup Rp498,28M
99 Persen Laba 2025 GGRM Ditebar Jadi Dividen, Nilainya Makin Ngebul!
DPUM Siapkan Capex Rp100 Miliar, Bidik Pendapatan Jumbo
PZZA Ekspansi Bisnis Yoghurt, Akuisisi 52 Persen Saham HAY
Emiten Sarang Walet (NEST) Manfaatkan IoT untuk Perkuat Rantai Pasok





