Penggabungan BSI (BRIS) dan BTN Syariah Dinilai Bisa Saling Melengkapi, Yakin?
:
0
EmitenNews.com — Penggabungan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) dengan unit usaha syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dinilai sebagai penggabungan yang tepat. Kedua bank disebut memiliki keunggulan yang saling melengkapi.
Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan mengatakan aksi korporasi tersebut akan memberikan manfaat bagi masing-masing bank.
Bagi BSI, masuknya BTN Syariah akan memperbesar skala bisnis perusahaan. Adapun, BTN Syariah memiliki fokus pada segmen KPR. Penggabungan akan membuat perusahaan akan makin besar dan lebih efisien.
“Serta dapat saling memanfaatkan ekosistem bisnis dari masing-masing perusahaan,” kata Trioksa, dalam siaran pers, Minggu (12/6).
Tidak hanya itu, kata Trioksa, BTN Syariah dalam dua tahun terakhir sudah mencetak kinerja yang terbilang baik. Pertumbuhan pembiayaan selalu berada di atas industri. Per kuartal I/2022, aset dan pembiayaan BTN Syariah masing-masing, tumbuh 11,08 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 10,88 persen yoy. Dua komponen utama kinerja bank ini tercatat sebesar Rp37,35 triliun dan Rp28,24 triliun.
Related News
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi
Pastikan Rumor Merger Tidak Benar, BCA (BBCA) Ungkap Fakta Ini
MTEL Raup Laba Rp1,55 Triliun, Rasio Kolokasi Naik Jadi 1,60 Kali
Buyback Saham Pilihan Tower Bersama (TBIG), Sedia Dana Rp106 Miliar





