Penjualan dan Laba Tumbuh Tipis, BLES Optimis Akhir Tahun Naik Segini
:
0
Manajemen PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES)ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 28% di tahun 2024. Hal itu akan seiring dengan peningkatan kapasitas produksi yang dilakukan perseroan.
Adapun kapasitas terpasang BLES di tahun 2023 adalah 3,2 juta m3 per tahun dan kini kapasitas terpasang BLES adalah 4,6 juta m3 per tahun. "Dengan adanya penambahan kapasitas terpasang ini, Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 28% di tahun 2024," kata Andrew Corporate Secretary BLES dalam keterangan tertulisnya Senin (29/7).
Dia menambhakan BLES mencapai kenaikan laba kotor sebesar 11,67% pada semester I tahun 2024, dengan margin laba kotor sebesar 32,72%. Kenaikan margin laba kotor ini mengindikasikan BLES berhasil meningkatkan efisiensi produksinya jika dibandingkan dengan semester I tahun 2023 yang mencatat margin laba kotor sebesar 29,51%.
Pada semester I tahun ini BLES membukukan laba kotor sebesar Rp 190 milyar dari nilai penjualan sebesar Rp 580 milyar. Periode yang sama di tahun lalu mencatat laba kotor sebesar Rp 170 milyar dari nilai penjualan sebesar Rp 576 milyar.
Kinerja bottom line di semester I ini juga menunjukkan pertumbuhan dimana laba bersih dan EBITDA Perseroan masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar 3,46% dan 2,01% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2023. Total nilai aset BLES di semester I tahun 2024 pun bertambah sebesar 3,91% jika dibandingkan dengan periode Desember tahun 2023.
"Kerja keras yang tercermin di kinerja Perseroan sejauh ini telah sesuai dengan ekspetasi dan tentunya mempermudah jalan bagi Perseroan untuk mencapai target yang telah dicanangkan. Manajemen optimis, kinerja Perseroan di semester II akan makin moncer," jelas dia.
Tidak berhenti dengan penambahan kapasitas di tahun ini, BLES juga telah memulai proyek pabrik 5 di Banjarnegara. Pabrik yang direncanakan beroperasi di pertengahan tahun 2025 memiliki kapasitas terpasang sebesar 1 juta m3 per tahun, sehingga total kapasitas terpasang BLES menjadi 5,6 juta m3 per tahun.
Related News
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen
Jadi Top Losers, Saham Grup Prajogo dan Emiten Big Caps Kompak Ambruk
JAST Dukung Penguatan Layanan 112, Kunci Kolaborasi Indonesia-Korsel





