Perang! Dalam Dua Hari, Kemkomdigi Tutup 7.224 Konten Judi Online
:
0
Ilustrasi situs judi online. Dok. Kemkomdigi/Kominfo.
EmitenNews.com - Kementerian Komunikasi dan Digital terus menggencarkan perang terhadap judi online. Yang terbaru, Kemkomdigi telah menutup satu saluran di aplikasi Telegram yang terafiliasi dengan judi online dengan sebanyak 6.644 pelanggan. Dalam dua hari, periode Kamis-Jumat ini, Kemkomdigi telah melakukan takedown 7.224 konten terkait judi online berdasarkan hasil patroli siber dan aduan masyarakat.
Direktur Pengelolaan Media Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkomdigi Nursodik Gunarjo di Jakarta, Jumat (15/11/2024), mengatakan, akun itu bernama @SP777 live slot gacor. Kini layanannya dipastikan tidak akan bisa diakses lagi oleh masyarakat.
Selain itu ada juga satu akun Instagram yang ditutup aksesnya @1nsert_kiss dengan 160 ribu pengikut karena terbukti mempromosikan konten judi online.
"Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menkomdigi Meutya Hafid, kami terus berkomitmen memperkuat upaya pemberantasan perjudian online ini tanpa pandang bulu dengan berbagai pihak," ujar Nursodik Gunarjo.
Nursodik mengingatkan kepada pemilik sistem keamanan di ruang digital untuk terus memperbarui dan menjaga keandalannya.
Pasalnya, modus pelaku judi online untuk mempromosikan kegiatan terlarang itu kini semakin beragam. Salah satunya memanfaatkan situs dengan sistem keamanan yang buruk sehingga mudah disusupi oleh threat actors.
"Kami imbau bagi para pengelola situs agar senantiasa menjaga keamanan situs yang dikelola dengan melakukan pembaruan secara berkala dan memeriksa kerentanannya untuk memperkuat sistem keamanan situs," ujarnya.
Dalam periode Kamis (14/11/2024) hingga Jumat (15/11/2024), Kemkomdigi telah melakukan takedown 7.224 konten terkait judi online berdasarkan hasil patroli siber dan aduan masyarakat.
Itu berarti, sejak 20 Oktober hingga 14 November 2024, pemerintah telah melakukan takedown sebanyak 297.393 konten.
Rinciannya, 274.583 pada website dan IP, 12.597 konten pada platform Meta, 6.280 pada file sharing, 2.472 pada Google/YouTube, 1.313 melalui platform X, 107 konten pada Telegram, dan 40 melalui TikTok.
Related News
Sangkal Tuduhan Korupsi, Noel Akan Gugat KPK Senilai Fantastis
Eks Gubernur Lampung Ini Jadi Tersangka Korupsi, Istri Ngaku Tak Malu
Jadi Bos KSP, Pensiunan Jenderal Ini Buka 24 Jam Laporan Masyarakat
Kemenhub Akan Audit Ulang Taksi Green Buntut Tabrakan Kereta
Kawasan Industri Batang Disiapkan Jadi Pusat Logistik Berbasis Rel
Presiden Kirim Lampu Kuning Buat Industri Seng





