Perdagangan Baru Hari ke-3 di 2026, Suspensi Saham Mulai Banyak
Ilustrasi suspensi yang diakibatkan oleh kenaikan harga secara agresif.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menyetop sementara perdagangan beberapa saham saat perdagangan 2026 baru mencapai tiga hari. Sebagian besar karena peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Setelah sebelumnya ada LEAD, HUMI, BBRM, SOCI, dan ALII, kini giliran PKPK dan FIRE.
PT Paragon Karya Perkasa Tbk. (PKPK) dan PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE) setelah mencatatkan peningkatan harga hingga menyentuh harga tertinggi harian atau terkena Auto-Rejection Atas (ARA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulisnya Senin (5/1) menyampaikan bahwa penghentian sementara perdagangan dilakukan sebagai bentuk perlindungan investor.
BEI memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham PKPK dan FIRE mulai sesi I tanggal 6 Januari 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai hingga pengumuman bursa lebih lanjut.
Adapun, suspensi saham FIRE ini merupakan suspensi pertama dan memungkinkan berlaku satu hari bursa. Sementara suspensi saham PKPK ini merupakan suspensi kali kedua yang diberlakukan oleh BEI yang memungkinkan akan berdampak hingga sepekan perdagangan lamanya.
Pada penutupan perdagangan Senin (5/1), saham FIRE tercatat menguat 34,48% atau naik 60 poin ke level Rp234.
Sepekan, saham FIRE naik 40,12% atau 67 poin dari Rp167. Sebulan, saham FIRE melonjak 138,78% dari Rp98 pada 5 Desember 2025. Tiga bulan terakhir, kenaikan masih menyamai dengan performa bulanan tersebut.
Sementara itu, saham PKPK pada penutupan perdagangan Senin (5/1) tercatat melonjak 24,74% atau naik 355 poin ke level Rp1.790.
Sepekan, PKPK menguat 33,58% atau naik 450 poin dari Rp1.340. Sebulan, saham PKPK melonjak 92,47% dari Rp930 pada awal Desember 2025, dan triwulan terakhir, PKPK mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 211,30% dari Rp575 pada 5 Oktober 2025.
Seperti diketahui, dari pengumuman 2 Januari 2026, BEI telah mengeluarkan tujuh surat suspensi. Namun pada 5 Januari 2026, beberapa saham sudah kembali lepas dari status suspensi. (*)
Related News
10 Kursi Anggota Bursa Siap Dilelang BEI, Ini Jadwalnya
BEI Suspensi 4 Saham Usai Harga Melonjak
BEI Tetapkan UMA pada Enam Saham, Mayoritas Terkoreksi Usai Pengumuman
OJK Lantik 13 Pejabat Baru, Cek Daftarnya di Sini!
Buka Suspensi: Enam Saham Lanjut Ngegas, Dua Lainnya Jatuh ARB!
Tiga-Tiganya Ditutup ARA, Bursa Lanjut Pelototi Tiga Saham Ini





