Perdagangan Selasa (20/10), Analis Cermati Saham-saham Berikut!
:
0
Pengunjung memandang papan perdagangan saham di bursa. Foto: EmitenNews/Aji
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah 3,64% ke level 4.996,61 pada perdagangan Senin (19/10/2026).
Setelah berjuang pada rentang 4.907–5.013 IHSG tak kuat menanjak lewati level 5.000.
Pelemahan ini dipicu tekanan jual seiring kekhawatiran atas rencana MSCI mengubah klasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan secara teknikal IHSG masih dalam tekanan bearish setelah breakdown dari neckline 6.000. Indikator MACD berada di area negatif dengan momentum bearish yang menguat.
"Support Fibonacci berada di 4.953, disusul 4.757; jika area pertama ditembus, risiko pelemahan lanjutan terbuka. Sementara itu, 5.100 menjadi resistance awal, diikuti 5.340. Selama belum mampu merebut kembali area resistance, peluang pemulihan masih terbatas," ujarnya.
Reza menambahkan, untuk perdagangan Selasa (20/10), perhatian pasar tertuju pada reformasi lanjutan BEI, termasuk rencana mengeluarkan 80 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG. Saham-saham tersebut memiliki bobot sekitar 18% terhadap indeks.
"Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas indeks, tetapi bukan delisting. Pasar masih menantikan kejelasan implementasi serta bukti perbaikan yang dapat meredakan kekhawatiran MSCI dan risiko capital outflow," jelasnya.
Di tengah tekanan tersebut, BRI Danareksa memberikan tiga saham pilihan untuk dicermati, yaitu INCO, AADI, dan BUKA.
Senada, Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, melihat IHSG terkoreksi 3,64% ke 4.996 dengan volume yang mengecil dan mulai muncul adanya volume pembelian.
"Kami memperkirakan, pada timeframe kecilnya IHSG sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (iii) dari wave. Masih terdapat potensi penguatan dalam jangka pendek untuk menguji 5.046-5.133 dahulu, waspadai akan adanya pembalikan arah ke rentang 4.766-4.846," kata Herditya.
Related News
Allianz Indonesia Kembali Hadirkan Allianz MoveNow 2026
Perluas Pilihan Investasi, Sucor AM Hadirkan Reksa Dana di BCA
Tekanan Mereda, IHSG Berbalik Terbang 2,20% ke Atas Level 5.100!
IHSG Masih Tertekan
IHSG Beroptensi Rebound
IHSG Selasa (20/10), Peluang Rebound Terbuka Asal Ini Terjadi





