EmitenNews.com - Midi Utama Indonesia (MIDI) merancang right issue 461.176.480 helai alias 461,17 juta lembar. Pengeluaran saham dari portepel itu setara 13,79 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham baru itu dibalut nilai nominal Rp100. 


Hajatan itu akan dipentaskan tidak lebih 12 bulan sejak persetujuan pemegang saham. Dan, tentu saja harus mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mengenai harga pelaksanaan akan ditentukan kemudian.


Manajemen Midi Utama berkeyakinan right issue akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan secara konsolidasian. Antara lain memperkuat struktur permodalan perseroan khususnya meningkatkan kemampuan kas untuk memenuhi kebutuhan modal kerja sehingga memberi nilai tambah bagi pemegang saham.


Setelah pelaksanaan right issue, pemegang saham perseroan yang tidak mengeksekusi hak dalam aksi tersebut, akan mengalami dilusi kepemilikan maksimum 13,79 persen. ”Dana hasil right issue seluruhnya untuk modal kerja, pengembangan usaha, dan investasi pada anak usaha,” tulis Suantopo Po, Direktur dan Corporate Secretary Midi Utama. (*)