IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

mark dynamics indonesia
victoria sekuritas

Pipeline BEI Terisi 26 Calon Emiten, 15 Unicorn dan Centaurs Lainnya Siap Go Publik

03/02/2022, 18:40 WIB

Pipeline BEI Terisi 26 Calon Emiten, 15 Unicorn dan Centaurs Lainnya Siap Go Publik

EmitenNews.com - Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan, sebanyak 15 perusahaan kategori unicorn dan centaur sudah menyatakan untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di 2022.


"Kami sudah bertemu dengan 50 unicorns dan centaurs. Sebanyak 15 perusahaan di antaranya sudah menyatakan rencananya untuk go public," kata Nyoman dalam acara Edukasi Wartawan Pasar Modal di Jakarta, Kamis (3/2).


Sebelumnya, kata Nyoman, BEI telah melakukan pemetaan terhadap 50 unicorns dan centaurs dengan nilai penggalangan dana yang diungkapkan mencapai USD8,8 miliar. "Selain perusahaan yang sudah tercatat di tahun ini (lima emiten) dan di pipeline, kami sudah memetakan yang lain lagi," ucapnya.


Sebagaimana diketahui, kata Nyoman, pada awal tahun ini BEI sudah menerima lima perusahaan yang melakukan pencatatan perdana saham, dengan total nilai penggalangan dana sebesar Rp1,67 triliun. Pada daftar pipeline IPO, lanjut dia, terdapat 26 perusahaan yang mengantri untuk dapat mencatatkan saham di BEI.


Sementara itu, pada awal tahun ini BEI sudah menerima pencatatan empat obligasi yang dilakukan oleh tiga perusahaan, dengan total nilai emisi mencapai Rp3,15 triliun. Sedangkan, pada pipeline pencatatan surat utang terdapat 17 emisi dari 14 perusahaan.


Author: Rizki