PLN Gandeng Swasta Perbanyak SPKLU Dengan Skema Bagi Hasil
:
0
EmitenNews.com - Dalam rangka mengakselerasi penggunan kendaraan listrik, PT PLN (Persero) berupaya membangun sebanyak mungkin stasiun pengisian kendaraan listrik untuk umum (SPKLU).
Stasiun pengisian kendaraan listrik untuk umum (SPKLU) merupakan perangkat wajib untuk mendukung akselerasi kendaraan listrik roda empat (R4) yang ditargetkan mencapai 2,19 juta unit pada Tahun 2030.
Untuk mengakselerasi pengadaan SPKLU, PLN mengajak pihak swasta berkolaborasi membangun SPKLU dengan skema partnership bagi hasil.
"Melalui Grand Strategi Energi Nasional (GSEN), Pemerintah menargetkan pembangunan SPKLU sebanyak 572 unit dengan asumsi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) R4 sebanyak 125 ribu unit pada Tahun 2021, dan 31.859 unit SPKLU pada Tahun 2030 dengan asumsi KBLBB R4 sebanyak 2,19 juta unit pada Tahun 2030," ujar Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Ida Nuryatin Finahari sebelum meresmikan pengoperasian SPKLU di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Selasa (4/1).
Pemerintah bersama PLN dan badan usaha lainnya telah berupaya mencukupi kebutuhan infrastruktur pengisian KBLBB.
Sebagai informasi, pada akhir 2021 telah tersedia sebanyak 219 unit EV charging station di seluruh Indonesia dengan jumlah KBLBB R4 tercatat sebanyak 1.760 unit. Dengan demikian terdapat rasio sekitar 1:8 antara SPKLU dengan KBLBB R4 yang sudah lebih tinggi dari rasio minimal yang direkomendasikan yaitu 1:10.
"Tahun 2022 ini, Pemerintah menargetkan jumlah SPKLU/EV Charging Station kumulatif sebanyak 695 unit untuk menjamin ketersediaan SPKLU bagi KBLBB R4 di masa mendatang. Kami harapkan PT PLN dapat mengimplementasikan dan membangun kembali SPKLU, baik dibangun sendiri maupun kolaborasi dengan badan usaha swasta," ungkap Ida.
Sesuai ketentuan Pasal 3 Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2020 bahwa sistem pengisian ulang pada SPKLU harus terdiri atas 3 tipe konektor yaitu:
a. Pengisian ulang arus bolak balik (AC Type 2)
b. Pengisian ulang arus searah (AA Series - DC Charging); dan
c. Pengisian ulang kombinasi arus bolak - balik dan searah (Combined Charging System FF Series / CCS)
Sedangkan untuk jenis teknologi pengisian pada SPKLU ada beberapa Level sebagai berikut:
Related News
Sambut Bulan Literasi Kripto 2026, Upbit Perkuat Edukasi Via Roadshow
Pasar Modal Indonesia Sukses Mencuri Perhatian Dunia
IHSG Rontok 3 Persen Diseret Seluruh Sektor, Net Sell Asing Rp1,93T!
28 Persen Kemasan Industri Mamin Kini Berbasis Kertas
Demi AI, Meta Tega PHK 8.000 Karyawan
Lima Hari Susuri Zona Merah, IHSG Pagi Dibuka Sideways





