Profit Taking, Warga Inggris Lego 13,98 Juta Saham Map Aktif (MAPA) Rp770-850 per Lembar
EmitenNews.com - Nicholas Jones mengurangi kepemilikan saham Map Aktif Adiperkasa (MAPA). Warga Inggris itu, diketahui mendivestasi 13.982.100 helai alias 13,98 juta eksemplar. Aksi tersebut dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp770-850 per lembar.
Menyusul skema harga itu, Nicholas Jones mengantongi dana taktis sekitar Rp11,39 miliar. Aksi penjualan dilakukan secara bertahap. Mulai 10,14,15,16, dan 21 Agustus 2023. Transaksi divestasi tersebut dilakukan sebanyak delapan kali transaksi. Transaksi secara rinci sebagai berikut.
Pada 10 Agustus 2023, Nicholas menjual 4 juta lembar pada harga Rp770, sejumlah Rp3,08 miliar. Lalu, pada 14 Agustus 2023 lego 2 juta helai dengan harga Rp805, senilai Rp1,61 miliar. Selanjutnya, pada 15 Agustus 2023, melepas 2196.800 helai pada harga Rp840, senilai Rp1,84 miliar. Kemudian, pada 16 Agustus 2023 lego 1.934.800 lembar dengan harga Rp835, sebesar Rp1,61 miliar.
Masih pada 16 Agustus 2023, Nicholas kembali melepas 750 ribu lembar pada harga Rp840, sejumlah Rp630 juta. Lalu, pada 21 Agustus 2023, menjual 2 juta eksemplar dengan harga pelaksanaan Rp840, senilai Rp1,68 miliar. Selanjutnya, pada 21 Agustus 2023 melego 500 ribu helai pada Rp845, sejumlah Rp422,5 juta. Dan, pada 21 Agustus 2023 melepas 600.500 lembar Rp850, senilai Rp510,42 juta.
Divestasi saham yang dilakukan Nicholes itu, hasil pembelian pada 4 Agustus 2023 sebanyak 9.750.000 helai dengan harga pelaksanaan Rp310 per helai senilai Rp3,02 miliar. Lalu, pada 16 Agustus 2023 membeli 66.500 lembar seharga Rp830 per lembar senilai Rp55,19 juta. Dan, pada 16 Agustus 2023 menyerok 2.933.500 helai dengan harga Rp835 per helai sebesar Rp2,44 miliar.
Menyusul penuntasan transaksi itu, timbunan saham Nicholas Jones tersisa 887.900 lembar alias selevel dengan porsi kepemilikan 0,003 persen. Menyusut sekitar 0,039 persen dari sebelum transaksi dengan koleksi saham sebanyak 11,87 juta helai alias 0,042 persen. (*)
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





