EmitenNews.com - Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan terkoreksi di perdagangan Selasa (8/9).

Sebelumnya, IHSG juga kembali terkoreksi sebesar 0,25 persen ke 6.619 pada Senin (7/9). Koreksi tersebut diiringi oleh dominasi tekanan jual, dan area koreksi IHSG yang diprediksi MNC pun tercapai.

“Maka, worst case, skenario IHSG sudah berada di akhir wave v dari wave (c), sehingga IHSG rawan terkoreksi dengan area terdekat berada di 6.578-6.598,” ujar Herditya.

Adapun support untuk perdagangan kali ini yaitu 6.561 dan 6.476, serta resistance di 6.705 dan 6.755.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Untuk perdagangan hari ini disebut akan menguji level 6.550 hingga 6.600.

Sementara itu, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, Imam Gunadi mengatakan bahwa secara teknikal terdapat dua skenario utama, yakni bullish dan bearish di bulan September. Pertama, pada skenario bullish, IHSG perlu mempertahankan momentum dan menembus resistance di level 6.705.

Dan jika hal itu mampu dicapai, level tersebut akan berubah fungsi menjadi support baru dan membuka jalan melanjutkan recovery menuju target berikutnya di 6.876, sekaligus berpotensi menjadi area profit taking.

Sebaliknya, pada skenario bearish, jika IHSG mengalami rejection di sekitar 6.705 dan turun menembus support 6.605, maka ada indikasi awal buyer kehilangan kontrol momentum jangka pendek. Meskipun, penurunan di bawah 6.605 tidak serta merta menggagalkan struktur bullish yang ada.

“Support yang lebih menentukan berada di 6.465 (MA20/dynamic support), selama level ini bertahan, koreksi yang terjadi masih dapat dipandang sebagai healthy correction pascarally panjang,” kata Imam.