EmitenNews.com - Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM mendesak Dewas KPK mengusut pertemuan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dengan (mantan) Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada 2012. Foto pertemuan mereka beredar di tengah isu pemerasan oleh pimpinan KPK kepada SYL, saat komisi antirasuah itu, memulai pengusutan kasus korupsi di tubuh Kementerian Pertanian. Isunya, ada penyerahan uang suap dalam pertemuan mereka.

 

"Atas foto yang beredar tentang adanya pertemuan antara Ketua KPK dan Mentan SYL, tentu KPK harus segera melakukan klarifikasi mulai yang ada di gambar tersebut, harus ada klarifikasi," kata peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman, kepada wartawan, Jumat (6/10/2023).

 

Selain itu, Pukat UGM melalui Zaenur Rohman mengatakan Firli dan SYL juga harus memberikan klarifikasi. Keduanya dinilai wajib menjelaskan kapan hingga apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

 

"Pertama, kapan foto itu diambil atau kapan adanya pertemuan tersebut. Kedua, dalam rangka apa pertemuan itu dilakukan. Ketiga apa materi yang dibahas dan yang keempat apa kesepakatan-kesepakatan yang dicapai," jelas Zaenur Rohman.

 

Dalam masalah ini, Zaenur Rohman menilai Dewas KPK dapat bertindak proaktif. Ia meminta Dewas KPK segera menginvestigasi tanpa menunggu laporan terkait beredarnya foto pertemuan Firli dan SYL.