Realisasi Investasi Sumsel Rp26,39T, PMA Rp4,61T Perluasan Pabrik Tisu
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat realisasi investasi mencapai Rp26,39 triliun hingga semester I Tahun 2025. Itu baru mencapai 33,47 persen dari target Rp78,85 triliun.
EmitenNews.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat realisasi investasi mencapai Rp26,39 triliun hingga semester I Tahun 2025. Itu baru mencapai 33,47 persen dari target Rp78,85 triliun. Untuk penanaman modal asing (PMA) terbesar di Ogan Komering Ilir yang mencapai Rp4,61 triliun, perluasan pabrik tisu OKI Pulp and Paper.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat realisasi investasi di wilayah itu mencapai Rp26,39 triliun hingga semester I Tahun 2025.
Dalam keterangannya di Palembang, Selasa (26/8/2025), Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumatera Selatan, Eko Agus Rianto mengatakan realisasi itu baru mencapai 33,47 persen dari target yang ditetapkan Rp78,85 triliun.
Namun, jika berdasarkan dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang senilai Rp42,5 triliun, capaian investasi itu sebesar 62,09 persen.
Untuk penanaman modal asing (PMA) terbesar berada di Ogan Komering Ilir yang mencapai Rp4,61 triliun atau sebesar 55,30 persen. Investasi itu berasal dari kelanjutan perluasan pabrik di Industri pengelolaan yakni OKI Pulp and Paper.
Sedangkan, untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN), lokasi terbesar berada di Kota Palembang senilai Rp6,80 triliun atau 37,67 persen.
"Untuk PMA terbesar itu dari proyek lanjutan perluasan OKI Pulp and Paper II dan III pabrik tisu. Sedangkan Palembang itu dari Pabrik Pusri IIIB yang saat ini masih pembangunan," kata Eko Agus Rianto. ***
Related News
KPK Tahan Gus Yaqut!
Kasus Suap, Eks Dirut Inhutani V Ini Dituntut 4 Tahun 10 Bulan Penjara
Ketahanan Energi, Presiden Ungkap Potensi BBM dari Jagung dan Tebu
Gus Yaqut Penuhi Panggilan KPK Untuk Diperiksa Sebagai Tersangka
KPK Ungkap Bupati Rejang Lebong Terima Rp980 Juta Selama Ramadan
Nyepi, Idul Fitri dan Paskah Berdekatan, Menag Ajak Perkuat Kerukunan





