Resmi Lebarkan Bisnis di Indonesia, Foot Locker Gandeng Map Aktif Adiperkasa (MAPA)
EmitenNews.com - PT Map Aktif Adiperkasa (MAPA) mengumumkan kemitraan dengan Foot Locker, Inc. peritel specialty atletik berbasis di New York, Amerika Serikat (AS). Kemitraan itu, untuk membuka gerai baru di kawasan Asia Tenggara. Menyusul penandatanganan perjanjian lisensi eksklusif dengan MAPA, perusahaan perdagangan merek olahraga dan leisure terbesar di ASEAN, anak usaha PT Mitra Adiperkasa (MAPI) itu, menandai masuknya Foot Locker Inc. ke pasar Indonesia sebagai flagship brand.
Dua gerai baru Foot Locker dan sebuah situs web lokal akan mulai berinteraksi dengan para pelanggan pada kuartal empat tahun ini, bertepatan dengan musim liburan tahun ini. Perusahaan akan melanjutkan pengembangan jaringannya dengan membuka lebih banyak gerai di tahun 2022 di Indonesia.
"Foot Locker berkomitmen untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang tak tertandingi dalam skala global,. ungkap Scott Martin, Executive Vice President dan Chief Executive Officer - Asia Pasifik dan Chief Strategy & Development Officer, di Foot Locker, Inc. .Bermitra dengan MAPA akan membantu kami merealisasikan komitmen tersebut di pasar yang sangat penting serta memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.
Misi Foot Locker untuk memberdayakan dan menginspirasi anak muda menyatu dengan kecintaannya pada budaya sneaker, melengkapi kepiawaian MAPA dalam perdagangan merek, yang mencakup pengelolaan dan pemasaran sejumlah merek terbesar dunia di berbagai kawasan ASEAN. Bersama-sama, kami berharap dapat melakukan hal-hal luar biasa."
"Kami terus berupaya untuk bermitra dengan para peritel global terkemuka yang dapat membantu perusahaan untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan merek," ungkap Group CEO MAP, V.P. Sharma. .Foot Locker memiliki reputasi yang iconic di dunia sneaker dan gaya hidup anak muda sangat luar biasa. Kami yakin model ritel omni-channel yang ditawarkan juga akan memberikan pengalaman baru bagi banyak pusat belanja terkemuka serta konsumen Indonesia".
Related News
GEMA Gelar Buyback Maksimal 20 Persen, Mulai 17 Maret
Pendapatan Turun Beban Melonjak, Laba 2025 SMRA Anjlok 44 Persen
Saham Cuma Turun 6 Persen, MBMA Jor-Joran Buyback Rp1,7 Triliun!
Jelang Delisting! EDGE Raup Kredit Rp11,24T Untuk Ekspansi Data Center
Kinerja Solid, Aset BJBR Tembus Rp221,4 Triliun
Emiten TP Rachmat (TAPG) Dapat THR Dividen Rp450M dari USTP





