Rute Baru Palu-Guangzhou China, Terwujudnya Mimpi Gubernur Sulteng
:
0
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid (tengah) menerima miniatur pesawat dari Wakil Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro usai peresmian penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Kamis (6/8/2026) malam. Dok. Tim Media Gubernur Sulteng.
EmitenNews.com - Makin terbuka peluang untuk ‘menjajakan’ potensi Sulawesi Tengah. Pembukaan rute penerbangan Palu, Sulteng-Guangzhou, China menjadi langkah awal memunculkan banyak peluang kerja sama internasional bagi Provinsi yang kini dipimpin Gubernur Anwar Hafid tersebut. Rute penerbangan yang diresmikan Gubernur Sulteng tersebut diterbangi maskapai Garuda Indonesia, berkapasitas 157 penumpang.
Dalam keterangannya Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar M. Mauludin mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan pada peresmian penerbangan internasional perdana Palu-Guangzhou di Palu, Kamis (6/8/2026) malam, mengatakan pembukaan rute internasional tidak hanya menghadirkan konektivitas. Tetapi juga mencerminkan kepercayaan terhadap potensi suatu daerah.
Mauludin mengatakan setiap rute internasional yang dibuka sesungguhnya bukan hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga mencerminkan kepercayaan bahwa sebuah daerah memiliki potensi untuk tumbuh. Selain itu, mampu menarik investasi, mengembangkan perdagangan, memperluas pariwisata, serta membangun kerja sama yang semakin erat dengan dunia internasional.
Penerbangan langsung Palu-Guangzhou memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menghadirkan rute baru. Guangzhou, China, merupakan salah satu pusat perdagangan, industri, dan logistik di kawasan Asia.
Sementara itu, Sulawesi Tengah terus berkembang sebagai salah satu kawasan pusat pertumbuhan ekonomi melalui sektor industri, investasi, perdagangan, kekayaan alam, dan pariwisata.
“Konektivitas inilah yang diharapkan menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai potensi tersebut,” ujarnya.
Semakin terbukanya akses penerbangan akan memudahkan mobilitas masyarakat dan memperluas peluang perdagangan serta investasi.
Akses tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan arus wisatawan dan memberikan kesempatan lebih besar bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar internasional.
Konektivitas udara pada akhirnya bukan hanya memperpendek waktu tempuh, tetapi juga memperkuat daya saing daerah dan menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Atas nama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Mauludin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta komitmen dalam mewujudkan konektivitas tersebut.
Related News
Kejar Aset Kewajiban BLBI, Pemerintah Siapkan Sejumlah Strategi
Rupiah Turun ke Rp17.884, Pasar Waspadai Hal Ini
Emas Dunia Rebound, Kok Emas Antam Turun?
Harga Minyak Turun, Bitcoin Jadi Buruan Investor
Suku Bunga AS Berpotensi Naik, Dolar Bertahan di Level 100,3
Harga Nikel-Batu Bara Naik, Angin Segar Emiten Minerba





