Mereka pun memperkirakan pertumbuhan didorong oleh kombinasi pertumbuhan menara build-to-suit, peningkatan kolokasi, dan akuisisi anorganik. Tim riset JP Morgan pun menilai persyaratan sewa menara yang menarik menghasilkan kolokasi yang bagus dalam akuisisi anorganik.
Adapun risiko yang mampu mengganjal kinerja perseroan hanyalah perubahan dalam hubungan kerjasama dengan Telkom dan juga kenaikan suku bunga.
Related News
Pabrik Baru SCNP Kelar 70 Persen, Siap Produksi Alat Dapur Elektrik
Akhiri 2025, Segini Laba dan Pendapatan AVIA
Batavia Prosperindo AM Tebar Dividen, BPII Panen Rp28,72 Miliar
Efektif, Hari Ini RMKE Tawarkan Obligasi Rp600 Miliar
Bisnis Data Center Ngebut, DMAS Pasang Target Pre-Sales Rp2,08 Triliun
Laba 2025 BBRI Drop 5,7 Persen Rp57,13T, Kredit Tetap Tumbuh 2 Digit





