Sejahtera Raya Lego 40 Juta Saham Emiten Distributor Mobil Grup Salim
:
0
Ilustrasi: Purna jual mobil milik IMAS
EmitenNews.com - Perusahaan manufaktur dan distributor mobil milik Grup Salim,PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) menyampaikan bahwa PT Sejahtera Raya Perkasa salah satu pemegang saham lokal telah mengurangi porsi kepemilikan saham IMAS pada tanggal 30 Januari 2025.
Evensius Go Direktur IMAS dalam keterangan yang dirilisnya pada Jumat (7/2) menyampaikan bahwa PT Sejahtera Raya Perkasa telah menjual sahamnya sebanyak 40.000.000 lembar saham diharga Rp513 per lembar saham.
Sebelumnya lagi Trimegah Sekuritas (TRIM) memborong saham Indomobil Sukses Internasional (IMAS) sebanyak 40 juta saham perseroan. Transaksi senyap itu, ditahbiskan pada 30 Januari 2025.
Namun, kalau menilik harga saham perseroan per 30 Januari 2025 di kisaran Rp820 per helai, maka transaksi tersebut bernilai tidak kurang dari sekitar Rp32,80 miliar.
Transaksi borong saham emiten otomotif Salim Group tersebut dilakukan oleh Trimegah Sekuritas, Bank DBS Indonesia, dan Buana Capital Sekuritas. Rupanya, Trimegah menampung saham yang dilepas oleh Sejahtera Raya Perkasa.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Reverse REPO dengan kepemilikan saham langsung," tuturnya.
Pada perdagangan hari ini Jumat (7/2) saham IMAS naik Rp15 atau menguat 2 % menjadi Rp810 per lembar saham.
Perlu diketahui Reverse REPO adalah transaksi keuangan di mana bank sentral menjual surat berharga kepada lembaga keuangan (seperti bank) dengan perjanjian untuk membelinya kembali pada tanggal yang telah disepakati. Proses ini digunakan untuk menyerap likuiditas berlebih dari pasar, sehingga membantu mengontrol jumlah uang yang beredar dan menjaga stabilitas suku bunga.
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) milik grup Salim bergerak dalam bidang usaha otomotif, termasuk sebagai pemegang lisensi merek, distributor kendaraan bermotor, layanan purnajual, jasa pembiayaan kendaraan bermotor, distributor suku cadang dengan merek IndoParts, perakitan kendaraan bermotor, produsen komponen otomotif, jasa penyewaan kendaraan bermotor, dan usaha pendukung lainnya.
Perusahaan ini berdiri pada tahun 1976 dengan nama PT Indomobil Investment Corporation, kemudian melakukan IPO pada tahun 1993. Nama perusahaan ini diubah menjadi nama yang sekarang setelah bergabung dengan PT Indomulti Inti Industri Tbk pada tahun 1997.
Related News
Perkuat Dominasi Semen Hijau, SMGR Borong 5 Sertifikat Platinum
GOTO Raih Laba Rp171M di Q1-2026, Perolehan Pertama dalam Sejarah
Jaya Property (JRPT) Anggarkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham
Bukan dari Operasional, Laba Q1-2026 RDTX Ngebul Berkat Investasi
Perkuat Bisnis, Anak Usaha MARK Caplok AGM Rp9,99 Miliar
Laba Bersih Citra Borneo Utama (CBUT) Naik 11,5 Persen di Q1-2026





