Sejumlah Risiko Geopolitik Global Bisa Berdampak ke Prospek Investasi di Indonesia 2024
:
0
EmitenNews.com -Associate Researcher Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Asmiati Malik mengatakan bahwa terdapat sejumlah risiko geopolitik global yang dapat berdampak terhadap prospek investasi Indonesia pada 2024.
"Indonesia merupakan negara yang sangat interconnected dengan perekonomian global, sehingga risiko geopolitik global tentu akan berdampak pada perekonomian Indonesia," ujar Asmiati di Jakarta, Jumat.
Asmiati menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait skenario risiko geopolitik global pada tahun depan.
Pertama, terjadi pergeseran pusat ekonomi dari Barat ke Asia, dengan China menonjol sebagai produsen dan eksportir utama, khususnya dalam sektor mobil listrik. Hal tersebut mencerminkan dinamika ekonomi yang semakin mengarah ke Asia.
"Kalau kita lihat pemain lama seperti Jepang dan Jerman mengalami penurunan sementara US sendiri stagnan," ujar Asmiati.
Hal selanjutnya yakni pemilihan umum yang akan berlangsung tahun depan di beberapa negara, termasuk Indonesia, Korea Selatan, Taiwan, India dan Amerika Serikat.
Ia mengatakan pemilihan umum tersebut dianggap berpotensi menciptakan ketidakpastian politik yang dapat mengganggu iklim investasi sekaligus menambah elemen ketidakpastian dalam pasar global.
Kemudian, ia mengingatkan akan kenaikan suku bunga dan eskalasi perang dagang sebagai faktor risiko lainnya. Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan biaya produksi, sementara eskalasi perang dagang dapat menekan permintaan global, sehingga berpotensi memberikan dampak negatif pada investasi di berbagai sektor.
Asmiati menambahkan, dari sektor agrikultur, Indonesia dan Malaysia diperkirakan akan mengalami penurunan keluaran atau output sawit. Hal tersebut tentu akan berdampak negatif pada sektor ekspor dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
"Asia secara general kemungkinan besar akan masih dipengaruhi oleh el Nino," kata Asmiati.
Related News
Selain Hera Handayani, Ini Daftar Direksi BUMN yang Mundur
Bank Sentral Korea Borong Emas, Kurangi Obligasi Asing
Tak Cuma Listrik, Bahlil Dorong Geothermal Buat Industri
Ancaman Fiskal AS Bawa Emas Dunia dan Antam Kompak Melonjak
Yield Global Tekan Saham Jepang, Investor Pantau Iran
Dolar AS Anjlok ke 98,8, Rupiah Berpeluang Menguat Ikuti Yen dan Euro





