IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sinerco

Sempat Tertunda, Inarno Sebut Blibli.com Ajukan Lagi Permohonan IPO

04/10/2022, 07:45 WIB

Sempat Tertunda, Inarno Sebut Blibli.com Ajukan Lagi Permohonan IPO

EmitenNews.com—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengisyaratkan Blibli.com, wahana perdagangan berbasis teknologi informasi, akan segera melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) setelah sempat tertunda.


Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi dalam paparan media, Senin (3/10/2022).


“Setelah sempat tertunda, Blibli telah mengajukan kembali pendaftaran penawaran umum perdana saham,” kata dia.


Namun, dia enggan merinci lebih jauh terkait dengan nilai penggalangan dana dari anak usaha grup Djarum tersebut.


“Soal nilai itu terkait pasar dan kondisi eksternal,” kata dia.


Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna menyampaikan, sampai dengan 27 September 2022 terdapat 35 perusahaan tengah antri pencatatan saham BEI.


“Selain itu, dari 35 calon perusahaan tercatat yang berada dalam pipeline pencatatan saham tersebut, beberapa diantaranya bergerak pada sektor Energy, Technology, dan Financials yang menargetkan emisi lebih dari Rp1 triliun,” kata Nyoman.


Adapun rincian ke-35 perusahan itu, sebagai berikut :


1 Perusahaan dari sektor Basic Materials

3 Perusahaan dari sektor Industrials;

4 Perusahaan dari sektor Transportation & Logistic;

3 Perusahaan dari sektor Consumer Non-Cyclicals;

6 Perusahaan dari sektor Consumer Cyclicals;

5 Perusahaan dari sektor Technology;

6 Perusahaan dari sektor Healthcare;

3 Perusahaan dari sektor Energy;

2 Perusahaan dari sektor Financials.


Author: Rizki