Sepanjang 2024, Pendapatan ACM Logistics Tumbuh 29 Persen
:
0
Logo PT Arrow Chain Management Logistics (ACML). Dok. ACM Logistics.
EmitenNews.com - Dengan kinerja yang terus menguat, ditambah adanya peningkatan dalam sektor logistik, PT Arrow Chain Management Logistics (ACML) mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 29 persen pada 2024.
"Pertumbuhan pendapatan ini, kontribusi terbesar adalah dengan diresmikannya Cold Storage di Serang, Banten Jawa Barat pada Maret 2024," kata Corporate Secretary ACML Nur Hasanah dalam keterangan di Jakarta, Minggu (12/1/2025).
Pencapaian pada 2024 itu, melebihi dari pertumbuhan tahun sebelumnya di 2023 yaitu tercatat sebesar 27 persen. Sayangnya, Nur Hasanah tidak merinci secara detail pendapatan tersebut. Ia meyakini bahwa pertumbuhan pendapatan itu tentunya sangat baik untuk proyeksi bisnis perseroan ke depannya.
"Saat ini sumber pendapatan ACML diperoleh dari bisnis logistik pengiriman barang distribusi FMCG (Fast Moving Consumer Goods) dan pengiriman barang multimoda," ucapnya.
Ke depannya,perseroan juga merencanakan melengkapi jasa logistik di bidang custom clearance.
ACML juga mencatatkan kepemilikan saham di anak usaha yaitu PT Arrow Chain Management Distribusi yang bergerak dalam bidang Distributor Ice Cream dan Frozen Food di wilayah Serang dan Pandeglang.
Bagusnya lagi, pada akhir tahun 2024, perseroan sudah mendapatkan dana investasi dari Jepang melalui Kyotsu Co, Ltd. Dengan demikian Perseroan akan mengalami perubahan susunan pengurus dan pemegang saham.
Dengan adanya perubahan susunan pengurus dan pemegang saham, perseroan berharap di tahun 2025 akan lebih berkembang dan dapat berkontribusi secara aktif di ekosistem logistik nasional.
"Perseroan juga menyampaikan terima kasih kepada MNC Sekuritas, Nihon M&A Center Indonesia, M&P Asia serta semua pihak yang telah mensukseskan aksi korporasi perseroan," kata Nur Hasanah. ***
Related News
Mau Investasi Kripto? Upbit Indonesia Bagikan 5 Langkah untuk Pemula
Sambut Direksi Baru BEI, HIPMI Dorong Peningkatan Kualitas Investor
Tidak ada Kenaikan Harga MinyaKita, HET Tetap Rp15.700 per Liter
BI Ungkap Sejumlah Intervensi yang Bawa Rupiah Menguat 0,76 Persen
BI Naikkan Lagi BI-Rate 25 Basis Poin Untuk Angkat Rupiah
Harga Emas Naik di Atas USD4.300 per Ons, Antam Turun Rp30.000





