BEI menerima pencatatan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III-2023 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap III-2023 senilai masing-masing Rp1,99 triliun dan Rp605 miliar yang diterbitkan PT Pegadaian (Persero). Selain itu, PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) mencatatkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap III-2023 senilai Rp500 miliar.

 

Selanjutnya, BEI menerima pencatatan perdana EBA Syariah berbentu partisipasi yang diterbitkan oleh PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

 

Dengan demikian, jumlah emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat tahun ini sebanyak 39 emisi dari 30 emiten senilai Rp44,85 triliun. Maka, saat ini total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 519 emisi, dengan nilai nominal outstanding Rp445,22 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 127 emiten.

 

Sedangkan, jumlah Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI sebanyak 191 seri, dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan USD486,11 juta. Adapun jumlah Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak sembilan emisi senilai Rp3,47 triliun.