Shima Global Jual, Broker Boy Thohir Serok 1,61 Miliar Saham ENRG
:
0
Salah satu blok migas milik Energi Mega Persada. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Trimegah Sekuritas (TRIM) terus menimbun saham Energi Mega Persada (ENRG). Broker asuhan Boy Thohir itu, berdasar data terbaru, diketahui memboyong 1,61 miliar saham perseroan. Transaksi senyap itu, dipatenkan pada 26 Juni 2025.
Transaksi dilakukan secara mandiri oleh Trimegah Sekuritas. Tanpa melibatkan pihak ketiga. Lebih efisien, dan efektif. Dengan penuntasan transaksi itu, tumpukan saham Energi Mega dalam pangkuan Trimegah Sekuritas makin menggemuk.
Tepatnya, menjadi 5,79 miliar helai alias selevel dengan porsi kepemilikan 23,33 persen. Mengalami lonjakan sekitar 6,49 persen dari periode sebelum transaksi dengan koleksi 4,17 miliar lembar. Tabulasi sebelum transaksi setara dengan 16,84 persen.
Transaksi sayangnya tidak dilengkapi dengan data terperinci. Namun, kalau mengacu pada penutupan perdagangan saham perseroan edisi 26 Juni 2025 di level Rp334, maka nilai transaksi tersebut bernilai sekitar Rp538,61 miliar.
Sementara itu, pada 30 Juni 2025 tindakan kontrak dilakukan Shima Global Kapital. Sebagai salah satu kolektor saham emiten Bakrie Group itu, Shima Global diketahui mendivestasi 1 miliar saham perseroan. Transaksi itu, dibantu sejumlah sekuritas.
Antara lain KB Valbury Sekuritas, RHB Sekuritas, NH Korindo Sekuritas, Korea Investment and Sekuritas, Panin Sekuritas, dan Trust Sekuritas. Menyusul transaksi itu, koleksi saham Shima Global tersisa 4,5 miliar helai alias 18,15 persen. Susut 4,03 persen dari sebelum transaksi sebanyak 5,5 miliar helai atau 22,18 persen. (*)
Related News
RAJA Dapat Rating idA+, Ditopang Kontrak Gas Jangka Panjang
Produktivitas Meningkat, WSBP Bukukan Pendapatan Rp808 Miliar
PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Senilai Rp151,9 Miliar
RLCO Realisasikan Rp57,74 Miliar Dana IPO untuk Bahan Baku Hingga 2027
Entitas TOWR Jadi Pengendali DATA Usai Serap 51 Persen Saham Rp700,71M
Soal Merger, Telisik Gerak Kontras Saham ARTO, dan BFIN





