Siasat GOTO Perkuat Daya Saing, Mantap Garap Konsumen Peka Harga
Skala ekonomi yang besar menunjukkan bahwa kue yang bisa dinikmati atau dimonetisasi masih tetap besar sehingga setiap pelanggan merupakan hal yang berharga.
“Namun dengan solusi kreatif tanpa bakar uang seperti melalui fitur Hemat. Ini memastikan kesinambungan perusahaan, solusi kreatif untuk pengguna dan menunjukkan komitmen GOTO untuk meningkatkan daya saing di mata investor. Ini jadi win-win solution.” Ujar Radit.
Untuk diketahui GOTO mencatatkan peningkatan pendapatan bersih hingga 102% secara tahunan menjadi Rp 6,9 triliun dan EBITDA yang disesuaikan meski masih membukukan kerugian, akan tetapi kerugiannya menurun drastic hingga 70% secara tahunan pada semester I-2023.
Related News
Summarecon (SMRA) Urus Jalur MRT Koridor Timur-Barat
WIKA Gagal Bayar, Free Float Baru 8,98 Persen
IRSX Cuan dari Tiket Konser Westlife Jakarta-Surabaya yang Laris
Petrindo (CUAN) Groundbreaking Proyek Pembangkit Listrik Rp10T
Kasasi Garuda Indonesia Ditolak MA, Manajemen: Tak Berdampak Material
Hino Finance Tawarkan Obligasi Rp800 Miliar, Kupon hingga 6,15 Persen





