Skema Titik Serah, Pupuk Subsidi Dijamin Sampai ke Tangan Petani
:
0
Ilustrasi petani menyebar pupuk untuk tanaman padinya. Dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Skema titik serah pupuk bersubsidi membuat distribusinya menjadi lebih akuntabel dan tepat sasaran. Dengan begitu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pupuk subsidi akan langsung sampai ke tangan petani. Upaya tersebut dilakukan pemerintah melalui terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian.
"Perpres ini menunjukkan negara hadir. Pupuk harus sampai langsung ke tangan petani, tanpa kebocoran. Sistemnya kini lebih tegas, lebih terukur," ujar Mentan Andi Amran Sulaiman dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/8/2025).
Perpres ini memperkenalkan mekanisme titik serah, yaitu titik distribusi pupuk subsidi yang ditetapkan bersama oleh BUMN pupuk selaku pelaku usaha distribusi.
Skema ini menjadi simpul kendali baru agar pengawasan distribusi lebih jelas dan akuntabel.
Menurut Menteri Amran, dengan tata kelola baru ini, pemerintah bersama BUMN pupuk berkomitmen untuk memastikan ketersediaan pupuk dalam jumlah, mutu, waktu, dan sasaran yang tepat untuk mendukung peningkatan produksi pertanian nasional.
Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Andi Nur Alam Syah menjelaskan titik serah akan memperkuat sistem kontrol penyaluran pupuk.
"Titik serah menjadi simpul kendali baru. Pihak yang ditunjuk akan terikat secara hukum yang diatur oleh BUMN pupuk, sehingga pengawasan lebih jelas dan terukur," tutur Andi Nur Alam Syah.
Senada, Direktur Pupuk dan Pestisida Jekvy Hendra menyebut bahwa perpres ini mengubah mekanisme penunjukan penyalur.
Jika sebelumnya melibatkan berbagai pihak, kini penunjukan dilakukan langsung oleh BUMN pupuk yang bertanggung jawab hingga titik serah.
"Titik serah bisa berupa pengecer resmi, gapoktan, pokdakan, atau koperasi yang bergerak di bidang pupuk," ujar Jekvy.
Related News
Warga Penuhi SPBU Antre BBM Usai Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu
Temui PM Wong, Pramono Buka Ruang Investasi Singapura di Jakarta
Bahlil Sebut Rp22,4T Anggaran ESDM 2027 untuk Rakyat, Ini Prioritasnya
Global Bond Perdana Diborong AS, Danantara Pede Bidik Tenor 30 Tahun
BUMN Perkebunan Ini Belajar Ternak Ayam Untuk Pasok MBG
Terjadi Jual Beli Audit BPK, ICW Beberkan Bukti Sejak Kasus Achsanul





