Southern Lepas 8 Juta Saham BELL saat Harganya Terbang Ratusan Persen
Ilustrasi aktivitas pekerja tekstil emiten Trisula Textile Industries Tbk. (BELL). Foto: Trisula.
EmitenNews.com - Santer penguatan saham tekstil PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) imbas rencana pemerintah menyuntikkan dana hingga Rp100 triliun ke sektor industri padat karya, justru membuat pemegang saham BELL yakni, Southern Cross Textile Industry memanfaatkan momentum ini untuk melakukan aksi divestasi saham secara bertahap di Bursa Efek Indonesia.
Sebagai catatan, Pemerintah tengah berencana membangun kembali Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di industri tekstil sebagai bagian dari roadmap penguatan industri padat karya.
"Bapak Presiden mengingatkan bahwa kita pernah memiliki BUMN tekstil dan ini akan dihidupkan kembali. Pendanaan sebesar USD6 miliar akan disiapkan oleh Danantara," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Kamis (15/1/2026).
Berdasarkan data transaksi BEI, Southern Cross Textile Industry melepas total 8.000.000 saham BELL sepanjang 15–19 Januari 2026 dengan nilai transaksi tertakar mencapai sekitar Rp1,07 miliar.
Pada 19 Januari 2026, Southern Cross menjual 5.000.000 saham di harga Rp148 per saham, senilai sekitar Rp740 juta. Sebelumnya, pada 15 Januari 2026, pemegang saham tersebut telah lebih dulu melepas 2.000.000 saham di harga Rp110 dan 1.000.000 saham di harga Rp109, dengan total nilai sekitar Rp329 juta.
Aksi divestasi tersebut terjadi seiring reli harga saham BELL yang dalam sepekan terakhir melonjak tinggi 80,91 persen hingga menyentuh level Rp199 per saham, sebelum akhirnya saham emiten tekstil tersebut dikenakan suspensi perdagangan oleh BEI pada Kamis (22/1).
Secara bulanan, saham BELL tercatat kian melesat 192,65 persen setara 131 poin dari harga Rp68 dan dalam sepanjang triwulan terakhir sahamnya berlanjut terbang 226,23 persen setara 138 poin dari harga Rp61.
Related News
Senyap, Goldman Lego 153,2 Juta Saham IBOS Sebelum Suspensi
Rights Issue dan Akuisisi Tunggu Restu, Multitrend (BABY) Undur RUPSLB
Broker Boy Thohir (TRIM) Amankan Pelunasan Obligasi Jatuh Tempo Rp250M
Merdeka Gold (EMAS) Tersengat Rumor Rencana IPO di Bursa Hong Kong
PIPA Realisasikan 95 Persen Dana IPO, Sisa Rp3M Parkir di Bank OCBC
Kursi Kosong, Mutuagung (MUTU) Sampaikan Kabar Berpulangnya Komisaris





