Pascabencana Aceh, Waskita Karya Fiksasi SPAM Untuk Air Bersih 3000 KK
Foto: Waskita Karya bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan tokoh setempat. Foto: Istinewa.
EmitenNews.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) merampungkan rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lampahan di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, setelah fasilitas tersebut rusak akibat bencana pada akhir November 2025.
Kini instalasi tersebut kembali beroperasi dan mengalirkan air bersih bagi sekitar 3.000 kepala keluarga (KK) di sejumlah desa dan kawasan hunian sementara (huntara).
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam keterangan resmi WSKT, pada Rabu (11/3/2026) sempat meninjau langsung lokasi proyek tersebut untuk memastikan sistem pengairan berjalan baik serta kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat.
"Kita tambah instalasi pengolahan air. Harapan kita semua air yang disalurkan ke rumah-rumah tangga sudah diolah terlebih dahulu," ujar Dody.
Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita menjelaskan kerusakan pada SPAM Lampahan terjadi saat bencana melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
"Perseroan kemudian melakukan beberapa perbaikan pada SPAM Lampahan. Dari mulai membersihkan jalan serta jembatan dari batu dan kayu bekas longsoran bencana, membuat bendung dari material batu longsoran di sekitar lokasi asupan atau intake, membersihkan saluran pengarah, hingga merapikan lahan sekitar intake," jelas Ermy.
Ke depan, perseroan juga akan menambah Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 20 liter per detik pada SPAM Lampahan. Penambahan fasilitas tersebut dimaksudkan untuk menggantikan sistem Non-IPA yang saat ini beroperasi namun tidak lagi memenuhi standar teknis penyediaan air minum.
"Melalui pembangunan IPA itu, diharapkan SPAM Lampahan mampu memberikan pelayanan air minum yang lebih andal. Lalu dapat memenuhi standar kualitas air minum serta bisa melayani kebutuhan secara berkelanjutan di Kecamatan Timang Gajah," kata Ermy.
Ia menambahkan, secara keseluruhan SPAM Lampahan saat ini memiliki kapasitas total 30 liter per detik yang terdiri dari instalasi pengolahan air berkapasitas 20 liter per detik serta sistem Non-IPA sebesar 10 liter per detik.
Selain proyek tersebut, Waskita Karya juga tengah merehabilitasi dua fasilitas serupa di Bener Meriah, yakni SPAM Janarata dan SPAM Bukit, yang ditargetkan segera rampung agar dapat kembali melayani kebutuhan air bersih masyarakat.
"Mengerjakan rehabilitasi SPAM ini bagi kami bukan sekadar menghadirkan air bersih, tapi bagaimana menciptakan langkah dan harapan baru bagi masyarakat. Kami akan terus hadir dan siap mendukung upaya pemulihan wilayah bencana dari berbagai sisi," tutur Ermy.
Related News
Dilusi 50 Persen! Rights Issue UANG Incar Dana Ekspansi & Bayar Utang
Pendapatan Bunga BVIC Naik Tipis, Laba Bersih 2025 Sentuh Rp131,74M
HAIS Setujui 30 Persen Laba untuk Dividen, Tebar Rp9,95 per Saham
PGN Targetkan Penyaluran Gas Naik 4 Persen Jadi 877 BBTUD Pada 2026
Grup Bakrie Perluas Kemitraan, BIPI dan ENRG Teken Kontrak Baru!
Indospring (INDS) Ungkap Transaksi Sewa-Menyewa Aset hingga Juni 2026





