Sreeya Sewu (SIPD) Angkat Eddy Tamboto Jadi Direktur Utama
Potret Direktur Baru SWID dalam gelaran RUPSLB pada Kamis (16/10/2025). FOTO: EmitenNews.com/Akhmad Jiharka.
EmitenNews.com - PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD) resmi menunjuk Eddy Tamboto sebagai Direktur Utama menggantikan Sungkono Sadikin melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Rabu (16/10/2025).
Rapat yang dipimpin Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Antonius Joenoes Supit itu juga menyetujui perubahan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan. Masa jabatan manajemen baru akan berlaku hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2027.
Susunan manajemen terbaru emiten SIPD adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Antonius Joenoes Supit
Komisaris: Stephanie Verawaty Gondokusumo
Komisaris Independen: Theo Lekatompessy
Direksi:
Direktur Utama: Eddy Tamboto
Direktur: Irvan Cahyana
Direktur: Natanael Yuyun Suryadi
Direktur: Kent Kurnadi Sarosa
Sungkono Sadikin, dalam sambutan perpisahannya, menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap prospek Sreeya di bawah kepemimpinan manajemen baru.
“Saya yakin PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk akan tetap melanjutkan kiprahnya. Dasar-dasarnya sudah baik, manajemen yang baru juga lebih energetik. Di bawah kepemimpinan Pak Eddy Tamboto, saya yakin semuanya akan berjalan lebih baik dan sukses,” ujar Sungkono dalam forum.
Sungkono menambahkan, momentum industri perunggasan nasional sedang berada dalam tren positif, didukung oleh perbaikan harga ayam hidup dan DOC (day-old chick), serta efisiensi operasional yang membaik.
Kinerja Operasional Sreeya Sewu 2025
Memasuki kuartal III-2025, Sreeya mencatat kenaikan volume produksi pakan ternak sebesar 11% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Related News
DAAZ Gabung ANTM–Huayou, Garap Proyek Jumbo EV Bernilai USD5–6 Miliar
Direktur BBCA Serok Saham Harga Bawah Rp2,1 Miliar
TOWR Mulai Buyback Hari Ini! Rp300M Disiapkan, EPS Siap Melesat?
Grup Hapsoro (SINI) Siapkan Capex Tambang Rp510M, Genjot Produksi 2026
Ditanya BEI, Ini Detail Jawaban GPSO Terkait Aset Rp700M Tjokro Group
Minat Investor Tinggi, Right Issue Saham INET Oversubscribe





