EmitenNews.com - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menggandeng China Huaxin Post and Telecom Technologies Co., Ltd. (Huaxin) guna menyediakan layanan inovatif untuk memenuhi permintaan pelanggan.
Presiden Direktur WIFI, Hermansjah Haryono mengatakan, kerjasama ini akan meningkatkan potensi jaringan, kinerja, dan kemampuan pengembangan bisnis Surge melalui pemanfaatan pengalaman dan keunggulan Huaxin dalam pembangunan jaringan transmisi optik, akses fixed broadband, jaringan radio 4G/5G, 5G FWA, IP, IoT, pusat data, optimalisasi jaringan, manajemen proyek, dan juga kemampuan pembiayaan.
“Kami sangat yakin dengan kemampuan teknis, keahlian, pengalaman, dan kemampuan pembiayaan dari Huaxin, dapat mempercepat ekosistem Surge untuk mencapai potensi maksimalnya dengan cepat, sehingga misi kami dalam menyediakan konektivitas berkualitas tinggi, andal, dan terjangkau untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat diwujudkan untuk memperkuat kesejahteraan Nasional,” papar Haryono kepada media, Selasa (21/2/).
Ia melanjutkan, WIFI telah membangun ekosistem yang mencakup jaringan serat optik sepanjang 2800 Km di sepanjang rel kereta api, melintasi 591 kota besar maupun kota kecil di Pulau Jawa, potensi pendirian dan pemanfaatan ribuan tiang di sepanjang rel kereta api dan stasiun kereta api, pembangunan Edge Data Center (EDC) di setiap stasiun, dan dengan didukung ekosistem internet yang kuat, populasi dengan kepadatan tinggi, pusat komersial, potensi universitas di sepanjang rel kereta api untuk melakukan penetrasi Fixed Wireless Access.
“Pada tahap awal, kerjasama ini diharapkan dapat mempercepat implementasi 5G FWA untuk penetrasi populasi yang padat di sepanjang jalur kereta, dengan target 10 juta pengguna di Indonesia,” tutur dia.
Related News
Kinerja Moncer, Laba BCIP Melonjak 225 Persen Q1 2026
Drop 109 Persen, EMTK Kuartal I Boncos Rp335,85 Miliar
GGRP Comeback! Cetak Laba Melesat 120 Persen Q1 2026
Ekuitas Berlimpah, Pendapatan INET Melangit 3.070 Persen Kuartal I
Sudahi Kuartal I, Laba ADRO Melambung 67,08 Persen
Kuartal I 2026, MEDC Raup Laba USD67 Juta, Melejit 291 Persen





