Susuri Kampung Palm Eco Green Village Malang, Makin Asri Berkat Program BRInita
:
0
Berkat kerja keras masyarakatnya dan bantuan program BRInita dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), Kampung Palm mampu bertransformasi dari lahan sempit menjadi lahan pertanian hijau nan asri di tengah kota yang bersinergi dengan misi zero stunting di Kota Malang. dok. BRI.
EmitenNews.com - Jajaran tanaman hijau nan asri dan dinding penuh kreasi mural seolah menyambut ketika kita memasuki area Kampung Palm Eco Green Village. Kampung ini berada dalam wilayah RW 1 Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Keasrian inilah yang membuat Kampung Palm kini menjadi salah satu destinasi kampung wisata yang menarik wisatawan saat berkunjung ke Kota Apel itu.
Sebelumnya kampung ini adalah wilayah padat penduduk yang tidak banyak menarik perhatian. Namun, berkat kerja keras masyarakatnya dan bantuan program BRInita dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), Kampung Palm mampu bertransformasi dari lahan sempit menjadi lahan pertanian hijau nan asri di tengah kota yang bersinergi dengan misi zero stunting di Kota Malang.
Dalam keterangannya yang dikutip Rabu (31/1/2024), Lurah Samaan Kecamatan Klojen Kota Malang, Anang Setiawan mengungkapkan, Kampung Palm merupakan permukiman padat penduduk yang masuk wilayah RW 1 Kelurahan Samaan.
“Khusus untuk RW 1 Kelurahan Samaan terbagi dalam 5 RT, dengan total jumlah kepala keluarga kurang lebih ada 350 Kartu Keluarga. Memang jika kita lihat di wilayah RW 1 adalah permukiman padat. Sehingga potensi untuk bertani di wilayah perkotaan sangat jarang sekali,” ungkapnya.
Perlahan tapi pasti, kampung ini mulai mengalami perubahan sejak mendapatkan bantuan program BRI Peduli Bertani di Kota atau BRInita yang mengusung konsep bertani di lahan sempit, seperti di wilayah padat penduduk. Program tersebut fokus pada pembinaan dan pemberdayaan masyarakat lewat cara bertani modern sekaligus memberikan dukungan lewat sarana dan prasarana.
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





