Tak Laku, Bank BRI (BBRI) Hentikan Penerbitan Obligasi Rp20 Triliun
EmitenNews.com - Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyetop pelaksanaan penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi berkelanjutan III Bank Rakyat Indonesia Rp20 triliun. Padahal, surat utang itu, beru terserap Rp5 triliun. Tepatnya, obligasi berkelanjutan III tahap 1 tahun 20219.
Artinya, ada Rp15 triliun masih menganggur. Mungkinkan penghentian itu, karena tidak laku dipasaran atau perusahaan kelebihan likuiditas. Yang jelas putusan untuk menghentikan PUB obligasi berkelanjutan III itu, terhitung mulai 29 Oktober 2021.
”Alasan penghentian karena pertumbuhan Dana pihak ketiga (DPK) mampu mendukung kewajiban jangka pendek maupun pertumbuhan kredit,” tutur Aestika Oryza Gunarto, Corporate Secretary Bank BRI, seperti dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/11).
Selain itu, hasil penambahan modal dengan memberikan hak Memesan efek Terlebih Dahulu alias rights issue sukses meningkatkan likuiditas perseroan. ”Jadi, itu yang melatari perseroan memilih tidak melanjutkan pelaksanaan PUB obligasi berkelanjutan III,” elaknya. (*)
Related News
Penjualan Melonjak, Laba Bersih BEEF Tumbuh 25,51 Persen di 2025
BAIK Segarkan Dewan Komisaris, Ini Komposisi Terbarunya
Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catatkan Laba di 2025
Penjualan ENZO Susut 30,49 Persen, Laba Berbalik Rugi di 2025
GJTL Catat Penjualan Turun di Rp17,66T, Laba Naik 5 Persen di 2026
Senyap, Manuver TP Rachmat Borong 77,2 Juta Saham ADRO





