Tambah Koleksi, Warga Australia Kembali Serok 66,47 Juta Saham GOTO Rp2 per Lembar

EmitenNews.com - Pablo Malay kembali mengoleksi saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO). Warga Australia itu, mengeksekusi 66.475.900 helai alias 66,47 juta saham perseroan. Aksi pembelian sang direktur itu, telah dipatenkan pada 2 November 2023.
Dengan harga pelaksanaan Rp2 per lembar, Pablo Malay hanya dikenai biaya Rp132,95 juta. Dengan penyelesaian transaksi itu, tabungan saham dalam keranjang investasi Pablo Malay makin menggurita. Tepatnya, menjadi 247,85 juta lembar atau 0,02 persen. Naik 0,01 persen dari sebelum transaksi dengan donasi 181,37 juta helai atau 0,02 persen.
Sebelumnya, pada Jumat, 1 September 2023, Pablo Malay membungkus 160.336.085 helai alias 160,33 juta saham GoTo. Transaksi akumulasi saham perseroan itu, terjadi pada harga pelaksanaan Rp2. Nah, dengan skema harga itu, Pablo hanya cukup merogoh dana sekitar Rp320,67 juta. Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham Pablo terus menggemuk.
Tepatnya, saat ini terkumpul sebanyak 181.375.217 helai alias 181,37 juta lembar. Porsi kepemilikan saham sebesar itu, setara dengan 0,02 persen. Bertambah sekitar 0,01 persen dari sebelum transaksi dengan donasi sekitar 21,03 juta eksemplar atau selevel dengan 0,01 persen.
Sebagaimana telah diungkapkan dalam prospektus penawaran umum saham perdana perseroan, transaksi tersebut sebagai bagian dari program opsi saham karyawan dan konsultan. GoTo Peopleverse Fund (GPF), merupakan salah satu pemegang saham perseroan, memberikan opsi saham kepada karyawan, mantan karyawan, anggota direksi, dan dewan komisaris termasuk kepada Pablo Malay sebagai anggota direksi perseroan.
Di mana, opsi saham tersebut memberikan hak kepada setiap pemegang opsi, untuk memiliki saham perseroan yang dimiliki, dan dikelola oleh GPF. Selanjutnya, dengan tujuan untuk memiliki saham perseroan dan investasi, Pablo Malay telah melaksanakan opsi saham yang dimiliki tersebut dengan cara memberikan pemberitahuan kepada GPF, dan membayar harga pelaksanaan kepada GPF. (*)
Related News

Anak Usaha WIKA Digugat!

BEI Sorot Rentetan Transaksi Jumbo YUPI, Kenapa?

Bank Milik Sri Tahir (MAYA) Amankan Dana Surat Utang Rp803M

Bos Indosat (ISAT) Asal India Borong Saham Rp2M, Buat Apa?

Sepeda Bersama (BIKE) Catat Laba Naik 40 Persen Semester I-2025

BRI Dukung Program Sapi Merah Putih, Dorong Swasembada Pangan