Tambahan Dana Operasional Wali Kota Semarang Tradisi Sejak Hendi
Mantan Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu alias Mbak Ita mengungkapkan tambahan dana operasional itu, merupakan tradisi sejak wali kota sebelumnya, Hendrar Prihadi alias Hendi. Dok. Merdeka.
Binawan menyebut ada bukti mutasi terhadap pegawai Bapenda Kota Semarang jika tidak memenuhi keinginan tersebut. Satu kepala bidang yang dipindah ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Semarang.
"Bu Yulia, Kabid Pelayanan dan Penetapan Pajak Daerah dipindah dan digantikan oleh Bu Idha (Idha Sulistyowati) yang mengaku masih saudara Bu Ita. Yulia Adityorini dimutasi karena merupakan salah satu kabid yang vokal," tambahnya.
Atas kesaksian Binawan tersebut, terdakwa Hevearita G. Rahayu membantah bahwa Idha Sulistyowati yang diangkat sebagai kepala bidang di Bapenda Kota Semarang merupakan kerabatnya.
Hevearita juga mempertanyakan tentang pertemuan saksi Binawan bersama dengan Kepala Bapenda Indriyasari dengan Alwin Basri yang membahas tentang usulan pegawai untuk dimutasi. Menurut dia, ada beberapa pegawai Bapenda Kota Semarang yang diusulkan untuk dipindah.
"Saudara saksi bersama Indriyasari pernah bertemu Alwin Basri sambil membawa selembar kertas berisi nama-nama pegawai Bapenda untuk dimutasi," tanya Hevearita. ***
Related News
Polda Bali Bongkar Kejahatan Warga Asing, 35 WNA India Sindikat Judol
Terima Setoran Rp7 Miliar Sebulan, Aparat BC Loloskan Barang KW Masuk
OTT KPK di Depok, Barang Bukti Rp850 Juta Dalam Tas Ransel Diamankan
Kepesertaan BPJS Kesehatan Nonaktif, Segera Saja Lakukan Ini!
Menara Wimaya II Jadi Gedung Kuliah Bersama FISIP dan FIK UPN Veteran
Hukuman Eks Ketua PN Jaksel Ini Jadi Lebih Berat, Cek Kasusnya





