Telisik Jadwalnya, Sekar Laut (SKLT) Stock Split Rasio 1:10
:
0
EmitenNews.com - Sekar Laut (SKLT) bakal melakukan stock split dengan rasio 1 banding 10. Dengan skenario itu, harga saham perseroan akan menjadi Rp440 per lembar dari harga terkini Rp4.400 per lembar. Selain itu, harga nominal akan menjadi Rp50 dari saat ini Rp500.
Kalau rencana tersebut mendapat lampu hijau dari investor, saham beredar perseroan akan meluber. Yaitu, akan berjumlah 6.907.405.000 helai alias 6,9 miliar eksemplar. Menanjak signifikan dari sebelum pemecahan nilai saham di kisaran 690.740.500 lembar atau 690,74 juta lembar.
Rencana itu, telah mengantongi persetujuan prinsip dari operator pasar modal yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 September 2023. Pemecahan saham kalau tidak meleset dari skema akan dilaksanakan pada 5 Desember 2023. Itu setelah mendapatkan restu dari pemodal dalam ajang rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa pada 22 November 2023.
Pengumuman stock split pada 29 November 2023. Tanggal akhir perdagangan saham dengan nominal lawas di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 4 Desember 2023. Perdagangan saham dengan nominal baru pasar reguler dan pasar negosiasi pada 5 Desember 2023. Lalu, perdagangan saham di pasar tunai mulai pada 6 Desember 2023. Stock split itu, dilatari oleh lonjakan harga saham dari Rp500 per lembar menjadi Rp4.400 per eksemplar.
Lompatan harga saham itu, dipicu oleh performa dan kinerja perseroan terus menunjukkan perbaikan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, supaya harga saham perseroan lebih terjangkau oleh masyarakat luas, perseroan memandang perlu mengambil tindakan berupa aksi korporasi stock split.
”Dengan skema harga yang lebih terjangkau, diharap dapat menarik minat investor, dan masyarakat untuk memilih saham perseroan sebagai tujuan investasi, sekaligus meningkatkan likuiditas saham perusahaan di lintasan sirkuit pasar modal Indonesia,” tegas John Canfi Gozal, Direktur Sekar Laut. (*)
Related News
BKDP Anggota Baru, ini 54 Daftar Saham Berstatus HSC
Tambah Porsi, Putrasakti Mandiri Kini Kuasai 36 Persen Saham KDTN
Pollux Properties (POLL) Raih Pendapatan Rp38,76 Miliar, Ada Penurunan
Investasi Langsung, Direktur Tempo Scan Pacific (TSPC) Tambah Saham
Laba Indika Energy (INDY) Semester I Melonjak, Saham Ditutup Menguat
Kabar Baik dari MARK, Siap Bayar Dividen Rp20 per Saham 4 September





