EmitenNews.com - Bank Mayapada (MAYA) per 30 September 2023 meraih laba Rp66,02 miliar. Terpangkas 39 persen dari edisi sama tahun sebelumnya senilai Rp109,74 miliar. Dengan begitu, laba per saham dasar emiten bank asuhan Dato Sri Tahir itu, mengalami koreksi menjadi Rp5,58 dari episode sama tahun sebelumnya Rp9,28. 


Pendapatan bunga Rp6,53 triliun, surplus 15 persen dari posisi sama tahun lalu Rp5,67 triliun. Beban bunga Rp5,31 triliun, membengkak dibanding periode sama tahun sebelumnya senilai Rp3,97 triliun. Pendapatan bunga bersih Rp1,22 triliun, mengalami reduksi dibanding episode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,69 triliun. 


Pemulihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan bersih Rp103,91 miliar dari nihil. Pendapatan provisi dan komisi Rp8,82 miliar turun dari Rp10,51 miliar. Laba selisih kurs Rp4,59 miliar susut dari Rp5 miliar. Lain-lain Rp59,84 miliar, naik dari Rp46,99 miliar. Total pendapatan operasional lainnya Rp177,18 miliar, melejit dari posisi sama tahun lalu Rp62,51 miliar. 


Beban gaji dan tunjangan Rp642,54 miliar, bengkak dari Rp570,43 miliar. Beban umum dan administrasi Rp671,53 miliar susut dari Rp889,52 miliar. Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai aset non keuangan Rp403 juta, naik dari Rp1 miliar. Lain-lain Rp3,6 miliar, bengkak dari Rp3,5 miliar. Total beban operasional lainnya Rp1,31 triliun, susut dari Rp1,61 triliun. 


Laba operasional Rp82,63 miliar, mengalami perosotan dari posisi sama tahun sebelumnya Rp136,83 miliar. Laba sebelum pajak Rp81,78 miliar, mengalami penyusutan dari Rp137,4 miliar. Total ekuitas Rp13,9 triliun, naik dari Rp13,85 triliun. Total liabilitas Rp121,5 triliun, turun dari Rp121,52 triliun. Jumlah aset Rp135,41 triliun, melejit dari Rp135,38 triliun. (*)